Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Lupa Matikan Kompor, Dapur Warga Dauhwaru Jembrana Terbakar
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Jembrana dengan cepat memadamkan api yang membakar dapur milik warga di Jalan Pulau Irian No.30, Lingkungan Menega, Kelurahan Dauhwaru, pada Sabtu (25/10/2025) pagi.
Kasat Pol PP Jembrana I Made Leo Agus Jaya menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WITA saat pemilik rumah, I Gusti Ngurah Wiadnyana Putra (63), sedang memasak. Saat merasa gerah, ia pergi mandi dan lupa mematikan kompor gas.
“Api muncul dari dapur karena kompor masih menyala dan kemudian membakar bagian dapur,” jelasnya.
Tetangga yang mencium bau gosong langsung memberi tahu pemilik rumah dan melaporkan kejadian itu ke petugas Damkar. Tim Damkar yang menerima laporan segera datang ke lokasi dengan tiga armada, yaitu satu tangki merah, satu altora, dan satu Hino tembak.
“Proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke rumah utama,” kata I Made Leo Agus Jaya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun beberapa perabotan dapur seperti meja kayu dan alat masak ikut terbakar. Kerugian diperkirakan sekitar Rp2 juta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3874 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2137 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2008 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1920 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1784 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun