Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Diskusi “Bicara Darmasaba” Kupas Tuntas Tanggung Jawab Pengelolaan Sampah

Kamis, 30 Oktober 2025, 15:06 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Diskusi Bicara Darmasaba Kupas Tuntas Tanggung Jawab Pengelolaan Sampah.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pemerintah Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, menggelar acara diskusi publik bertajuk “Bicara Darmasaba – Darmasaba Bicara” yang mengangkat tema “Sampah Kita, Tanggung Jawab Siapa?” pada Selasa (28/10/2025) di TPS 3R Pudak Mesari, Desa Darmasaba.

Diskusi ini disiarkan secara live di YouTube dan berlangsung dari pukul 18.00 hingga 21.00 WITA, menghadirkan berbagai narasumber seperti Camat Abiansemal I Dewa Bagus Putu Mas Arimbawa, Anggota DPRD Badung Putu Sekarini, perwakilan DLHK Badung, serta dihadiri anak muda, aktivis lingkungan, dan sejumlah wartawan media online.

Perbekel Darmasaba, Ida Bagus Surya Prabhawa Manuaba, memandu jalannya diskusi dengan memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan gagasan dan solusi dalam menanggulangi persoalan sampah di tingkat desa.

Perwakilan DLHK Badung, Gede Suantara, menyoroti kondisi Badung yang kini berada dalam status darurat sampah. Hal itu disebabkan oleh kebijakan penutupan TPA Suwung untuk sampah organik, yang akan ditutup permanen pada akhir tahun ini.

“Dengan ini semoga kita di Badung bisa sampah dari sumbernya. Karena jika tidak tertangani maka selamanya sampah akan menjadi musibah, sampah baru bisa menjadi berkah bila diolah,” tegas Gede Suantara.

Ia memaparkan bahwa produksi sampah di Kabupaten Badung mencapai 547 hingga 600 ton per hari sepanjang tahun 2024. Berbagai langkah telah dilakukan, termasuk pembangunan TPS 3R yang kini berjalan efektif di Darmasaba sebagai bentuk pengelolaan dari sumber.

Selain berdampak lingkungan, TPS 3R Pudak Mesari juga menunjukkan potensi ekonomi desa. Dalam tiga tahun, TPS 3R ini berhasil menjual 45 ton kompos kepada masyarakat, bahkan menyalurkan hasilnya hingga ke petani durian di Kabupaten Buleleng.

Perbekel Darmasaba, Surya Prabhawa Manuaba, menyebut bahwa TPS 3R Pudak Mesari telah memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan asli desa (PAD) mencapai Rp760 juta.

Namun demikian, ia menilai fasilitas TPS masih belum optimal. “Menurut PUPR, maksimal hanya mampu mengurus 500 KK, tapi TPS 3R menerima dari 615 KK, ini sudah melewati,” katanya.

Sementara itu, Camat Abiansemal, Ida Bagus Putu Arimbawa, menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam mengelola sampah sejak dini.

“Konsep kita menatap masa depan, seringkali kita klaim masyarakat kurang sadar tetapi perlu kesadaran memilah sampah dari usia dini, sebaiknya kita ini sebagai duta-duta menjadi contoh kepada masyarakat,” tegasnya.

Menutup diskusi, Perbekel Darmasaba Surya Prabhawa Manuaba menyampaikan bahwa setiap upaya penyelesaian masalah harus berlandaskan data agar solusi yang diambil lebih terukur dan tepat sasaran.

“Mengangkat tema ‘sampah kita, tanggung jawab siapa?’ merupakan topik yang sangat unik dan krusial untuk dibahas,” pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Diskominfo Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami