Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
HUT Mangupura Ajak Warga Ganti Ucapan Bunga Papan Jadi Bibit Pohon
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Kota Mangupura, Pemerintah Kabupaten Badung menggandeng berbagai pihak eksternal untuk turut serta dalam kegiatan bertema Rumaketing Taksuning Bhuana, yang bermakna menyatukan seluruh potensi untuk membangun Badung.
Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah imbauan untuk mengganti tradisi ucapan menggunakan bunga papan dengan bibit pohon. Inisiatif yang digagas Bupati Badung ini menjadi simbol komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menjawab persoalan meningkatnya sampah dan penggunaan bahan sekali pakai, termasuk styrofoam, dalam berbagai kegiatan sosial.
Pemkab Badung juga mengusulkan sejumlah jenis tanaman sebagai simbol ucapan, seperti Pohon Badung, tabebuia, tanjung, ketapang kencana, pule, trembesi, bodhi/ancak, dan bougenville. Gerakan ini diharapkan menjadi langkah nyata menuju Badung yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Badung, Made Surya Dharma, S.Sos., M.Si, mengungkapkan bahwa peringatan tahun ini bukan hanya soal pembangunan, tetapi juga menanamkan kesadaran ekologis.
“Momen ulang tahun Kota Mangupura yang ke-16 ini, kita ingin menanamkan kesadaran bersama bahwa kita harus mencintai lingkungan. Maka dari itu kita menghibau para stake holder untuk beralih dari ucapan bunga papan menjadi bibit tanaman,” ujar Surya Dharma, Selasa (4/11/2025).
Surya Dharma menambahkan, Pemkab Badung terus mendorong penggunaan wadah ramah lingkungan dalam setiap kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan. Program pengelolaan sampah terpadu di tingkat desa dan kelurahan juga diperkuat agar upaya pelestarian lingkungan benar-benar terasa dampaknya.
“HUT Mangupura tahun ini kami harapkan menjadi titik tolak semangat baru untuk menjadikan Badung sebagai daerah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Melalui semangat Rumaketing Taksuning Bhuana, Pemkab Badung mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, dan komunitas untuk menanam, merawat, dan menjaga alam, sekaligus meninggalkan kebiasaan menggunakan material yang berbahaya bagi lingkungan.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Badung
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun