Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Lansia di Abang Karangasem Hilang Saat Kejar Sapi Lepas
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Warga Banjar Panglega, Desa Datah, Kecamatan Abang digemparkan dengan hilangnya seorang wanita lanjut usia bernama Ni Wayan Retu (75), Kamis (6/11/2025).
Korban dilaporkan tidak kembali setelah diduga tersesat ketika mengejar dua ekor sapi peliharaannya yang lepas di area perkebunan dan perbukitan.
Awalnya, korban menggembalakan dua ekor sapi di tegalan. Namun kedua sapi tersebut tiba-tiba kabur menuju semak dan kawasan hutan. Diduga panik, korban berusaha mengejar hewan ternaknya hingga masuk ke daerah perbukitan yang cukup lebat, sebelum akhirnya kehilangan orientasi dan hilang jejak.
Koordinator Pos SAR Basarnas Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana, mengatakan laporan baru diterima menjelang malam sehingga pencarian hari pertama tidak optimal.
“Pencarian kembali kami lakukan pagi ini. Semoga target segera ditemukan,” ujarnya.
Sementara itu, Perbekel Desa Datah, I Gede Subrata, menjelaskan bahwa warga bersama keluarga telah melakukan penyisiran hingga malam hari. Kedua sapi milik korban sudah ditemukan di lokasi berbeda, satu berada di jurang dan satu lagi di perbatasan desa dekat permukiman.
“Namun pemiliknya belum juga ditemukan. Diduga beliau tersesat dan lupa arah pulang karena faktor usia,” jelas Subrata.
Hingga Jumat (7/11/2025), proses pencarian masih terus berlangsung. Petugas gabungan menyisir hutan, jurang, dan semak-semak tegalan yang menjadi lintasan sapi. Warga Desa Datah berharap Ni Wayan Retu segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan