Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kronologi Kapal Pinisi Sharandy of De Seas Tenggelam di Perairan Serangan

Sabtu, 27 Desember 2025, 21:42 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Kronologi Kapal Pinisi Sharandy of De Seas Tenggelam di Perairan Serangan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Insiden tenggelamnya kapal pinisi Sharandy of De Seas terjadi di Perairan Serangan Moring, tepatnya di titik koordinat -8°43’13”LS-115°14’27”BT, Pelabuhan Serangan, Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan, pada Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 10.30 WITA.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, seluruh barang-barang dan dokumen milik kapal dilaporkan ikut tenggelam bersama badan kapal.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, menjelaskan bahwa saat kejadian kapal dalam posisi angker atau lego jangkar dan tengah menjalani proses perbaikan oleh para teknisi.

Berdasarkan keterangan awak kapal, masing-masing Kamarudin (38), Amirallah (52), Irman Susanto (26), dan Abu Bakar (36), insiden bermula saat proses service berlangsung. Tiba-tiba angin kencang datang dari arah barat dan menghantam sisi kanan kapal.

Akibat terjangan angin tersebut, kapal miring ke kiri dan perlahan-lahan tenggelam. Menyadari kondisi darurat, para awak kapal bersama delapan teknisi segera menurunkan sekoci dan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

"Setelah berhasil menaiki sekoci, para korban kemudian menuju ke tepi Pantai Serangan, Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan," ujar Kompol Sukadi.

Peristiwa tenggelamnya kapal pinisi ini langsung ditindaklanjuti oleh personel Sat Polairud Polresta Denpasar bersama petugas Syahbandar Benoa Wilker Serangan. Petugas mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi serta meminta keterangan dari para saksi dan korban.

Kompol Sukadi menegaskan seluruh awak kapal dan teknisi dinyatakan selamat. Sementara itu, hingga kini kapal belum dapat dievakuasi karena kondisi cuaca di sekitar lokasi masih belum menentu.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami