Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Kawil di Karangasem Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Faktor Ekonomi
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Peristiwa tragis menggegerkan warga Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.
Seorang pria berinisial IWS (44), yang diketahui menjabat sebagai kepala wilayah (kawil), ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di garasi rumahnya, Minggu (28/12/2025) pagi.
Baca juga:
Serati Banten di Sukawati Tewas Gantung Diri
Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya, NMYA, sekitar pukul 05.40 WITA. Saat itu, saksi hendak mengambil sepeda motor di garasi rumah setelah keluar kamar untuk ke kamar kecil. Setibanya di lokasi, ia terkejut melihat korban sudah tergantung dengan leher terikat selendang hitam putih atau poleng pada balok kayu garasi.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar segera berdatangan dan berusaha menolong korban dengan memutus ikatan selendang. Namun, saat itu korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Rendang sekitar pukul 06.15 WITA. Petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP).
Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis UPTD Puskesmas Rendang menyebutkan korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua jam sebelum pemeriksaan dilakukan. Pada tubuh korban ditemukan luka jerat di leher, pupil mata melebar maksimal, serta lidah menjulur. Petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.
Di lokasi kejadian, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa selendang poleng yang diduga digunakan untuk gantung diri, pakaian yang dikenakan korban, serta sandal jepit. Seluruh temuan tersebut didata untuk kepentingan penyelidikan.
Dari keterangan sementara para saksi, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena faktor ekonomi. Meski demikian, kepolisian masih melakukan pendalaman guna melengkapi administrasi penyelidikan.
"Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban nekat gantung diri karena motif ekonomi," jelas Kapolsek Rendang, Kompol I Made Berata dikonfirmasi.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3751 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1688 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang