Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pujawali Pura Dhang Kahyangan Petitenget, Hingga 10 Januari Umat Tidak Diperkenankan Atiwa-tiwa

Selasa, 6 Januari 2026, 21:27 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Diskominfo Badung/Pujawali Pura Petitenget, Hingga 10 Januari Umat Tidak Diperkenankan Atiwa-tiwa.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pura Dhang Kahyangan Petitenget, Kerobokan, Kabupaten Badung, Selasa (6/1/2026), melaksanakan upacara Ngajum Ida Bhatara sebagai rangkaian awal menjelang Pujawali yang akan digelar pada Rabu, 7 Januari 2026. 

Upacara ini menjadi penanda dimulainya persiapan sakral menyambut Ida Bhatara yang akan malinggih di pura kahyangan jagat tersebut.

Rangkaian upacara diawali dengan pangajuman, sebagai bentuk persiapan menyambut kehadiran Ida Bhatara. Adapun jadwal puncak pujawali dimulai dengan Ida Bhatara Tirta Tedun ke Jaba Tengah pukul 08.00 WITA, dilanjutkan Pasamuan Hidangan di Jaba Tengah pukul 08.00 WITA serta Pasamuan Lelengisan di Jeroan pukul 10.00 WITA.

Rangkaian selanjutnya berlangsung pada pukul 13.00 WITA dengan Ida Pedanda Mapuja Ngaturang Pujawali, muspa bersama pukul 14.30 WITA, majaya-jaya parajuru pukul 15.00 WITA, serta Paecan-Ecan Ida Bhatara pukul 15.30 WITA.

Pamucuk Parajuru Pura Dhang Kahyangan Petitenget lan Pura Masceti Ulun Tanjung, Drs. A.A. Ngurah Rai Yuda Darma, MAP, menjelaskan bahwa pelaksanaan Ngajum Ida Bhatara dilakukan dengan madengan-dengan dan ngias Ida Bhatara sebagai bagian dari rangkaian awal pujawali.

Selama pelaksanaan pujawali, umat sedharma diimbau untuk memperhatikan waktu tangkil. Ida Bhatara diperkirakan telah malinggih sekitar pukul 12.00 WITA, sehingga umat sudah dapat mulai tangkil sejak hari ini. Mengingat puncak pujawali diperkirakan berlangsung padat, umat disarankan untuk melaksanakan persembahyangan sejak pukul 07.00 WITA.

Pada puncak pujawali juga akan dilaksanakan upacara pangilen yang dipuput oleh Ida Ratu Perande Putra Telaga Griya Sanur dan diperkirakan selesai sekitar pukul 19.00 WITA malam.

Sehubungan dengan pelaksanaan pujawali, pengempon pura mengingatkan umat agar tidak melaksanakan upacara atiwa-tiwa di Pura Dalem Desa Adat Kerobokan mulai 6 Januari hingga 10 Januari 2026. Hal ini mengacu pada purana Pura Dang Kahyangan Petitenget yang menyebutkan bahwa saat Ida Bhatara dihaturkan pujawali, upacara atiwa-tiwa tidak diperkenankan.

"Ida Bhatara Nyejer dari tanggal 8-10 Januari 2026 dan sampai tanggal 10 Januari agar krama di Desa Adat Kerobokan tidak melaksanakan upacara atiwa-tiwa," ujarnya.

Ida Bhatara akan malinggih hingga 10 Januari 2026 sekitar pukul 16.30 WITA sebelum dilaksanakan prosesi masineb atau penutupan upacara. Pujawali di Pura Dang Kahyangan Petitenget tergolong tingkat Jelih Nadi dengan upakara Bebangkit Pregembal dan dilaksanakan enam bulan sekali pada Buda, Wage, Merakih sebagai momentum penting bagi umat Hindu untuk memperkuat sradha dan bhakti.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Diskominfo Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami