Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pujawali Pura Dhang Kahyangan Petitenget, Hingga 10 Januari Umat Tidak Diperkenankan Atiwa-tiwa
bbn/Diskominfo Badung/Pujawali Pura Petitenget, Hingga 10 Januari Umat Tidak Diperkenankan Atiwa-tiwa.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pura Dhang Kahyangan Petitenget, Kerobokan, Kabupaten Badung, Selasa (6/1/2026), melaksanakan upacara Ngajum Ida Bhatara sebagai rangkaian awal menjelang Pujawali yang akan digelar pada Rabu, 7 Januari 2026.
Upacara ini menjadi penanda dimulainya persiapan sakral menyambut Ida Bhatara yang akan malinggih di pura kahyangan jagat tersebut.
Rangkaian upacara diawali dengan pangajuman, sebagai bentuk persiapan menyambut kehadiran Ida Bhatara. Adapun jadwal puncak pujawali dimulai dengan Ida Bhatara Tirta Tedun ke Jaba Tengah pukul 08.00 WITA, dilanjutkan Pasamuan Hidangan di Jaba Tengah pukul 08.00 WITA serta Pasamuan Lelengisan di Jeroan pukul 10.00 WITA.
Rangkaian selanjutnya berlangsung pada pukul 13.00 WITA dengan Ida Pedanda Mapuja Ngaturang Pujawali, muspa bersama pukul 14.30 WITA, majaya-jaya parajuru pukul 15.00 WITA, serta Paecan-Ecan Ida Bhatara pukul 15.30 WITA.
Pamucuk Parajuru Pura Dhang Kahyangan Petitenget lan Pura Masceti Ulun Tanjung, Drs. A.A. Ngurah Rai Yuda Darma, MAP, menjelaskan bahwa pelaksanaan Ngajum Ida Bhatara dilakukan dengan madengan-dengan dan ngias Ida Bhatara sebagai bagian dari rangkaian awal pujawali.
Baca juga:
Desa Adat Kerobokan Gelar Caru Amreta Bhuwana Gunakan Sarana Godel Selem Batu di Pura Petitenget
Selama pelaksanaan pujawali, umat sedharma diimbau untuk memperhatikan waktu tangkil. Ida Bhatara diperkirakan telah malinggih sekitar pukul 12.00 WITA, sehingga umat sudah dapat mulai tangkil sejak hari ini. Mengingat puncak pujawali diperkirakan berlangsung padat, umat disarankan untuk melaksanakan persembahyangan sejak pukul 07.00 WITA.
Pada puncak pujawali juga akan dilaksanakan upacara pangilen yang dipuput oleh Ida Ratu Perande Putra Telaga Griya Sanur dan diperkirakan selesai sekitar pukul 19.00 WITA malam.
Sehubungan dengan pelaksanaan pujawali, pengempon pura mengingatkan umat agar tidak melaksanakan upacara atiwa-tiwa di Pura Dalem Desa Adat Kerobokan mulai 6 Januari hingga 10 Januari 2026. Hal ini mengacu pada purana Pura Dang Kahyangan Petitenget yang menyebutkan bahwa saat Ida Bhatara dihaturkan pujawali, upacara atiwa-tiwa tidak diperkenankan.
"Ida Bhatara Nyejer dari tanggal 8-10 Januari 2026 dan sampai tanggal 10 Januari agar krama di Desa Adat Kerobokan tidak melaksanakan upacara atiwa-tiwa," ujarnya.
Ida Bhatara akan malinggih hingga 10 Januari 2026 sekitar pukul 16.30 WITA sebelum dilaksanakan prosesi masineb atau penutupan upacara. Pujawali di Pura Dang Kahyangan Petitenget tergolong tingkat Jelih Nadi dengan upakara Bebangkit Pregembal dan dilaksanakan enam bulan sekali pada Buda, Wage, Merakih sebagai momentum penting bagi umat Hindu untuk memperkuat sradha dan bhakti.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Badung
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3841 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1787 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang