Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Viral di Denpasar, Anak Perempuan Dianiaya Ayah Kandung Hanya Diam

Jumat, 9 Januari 2026, 21:47 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Medsos/Viral di Denpasar, Anak Perempuan Dianiaya Ayah Kandung Hanya Diam.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Sebuah video rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial memicu keprihatinan publik. 

Seorang anak perempuan diduga mengalami intimidasi dan penganiayaan oleh seorang perempuan dewasa di depan sebuah toko di Jalan Dam Tukad Badung, Kelurahan Pemecutan Kelod, Denpasar Barat.

Dalam rekaman tersebut, perempuan dewasa berinisial NKI diketahui telah dilaporkan ke Polresta Denpasar oleh ibu korban. Laporan itu terkait dugaan penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu bermula saat korban diantar ayah kandungnya untuk berlatih silat sekitar pukul 08.30 WITA. Namun di tengah perjalanan, sang ayah menerima panggilan telepon dari seorang perempuan yang diduga merupakan rekannya, yakni NKI.

Mereka kemudian bertemu di lokasi kejadian. Di tempat tersebut, terlapor menegur korban agar tidak lagi mengucapkan kata “Pelakor”. Diketahui sebelumnya, korban sempat memberikan komentar dalam siaran langsung TikTok milik NKI berupa “Pelakor” dan “Amah Tabiane (Makan cabainya)”.

"Teguran tersebut disertai tindakan penganiayaan, sampai korban menangis tersedu-sedu. Terlapor menjambak rambut korban, mencakar pipi dan meremas mulut korban," ungkap sumber, Jumat (9/1/2026).

Dalam potongan video lain yang beredar, terlihat dua anak perempuan yang sebelumnya dibonceng oleh NKI merekam kejadian tersebut menggunakan ponsel. Kejadian ini menuai kemarahan warganet, lantaran ayah korban dinilai tidak berupaya mencegah atau melindungi anaknya saat dugaan penganiayaan terjadi.

"Kejadian ini mengakibatkan korban mengalami luka gores pada dahi dan luka cakar pada pipi kiri," tambah sumber.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar tengah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan orang tua korban.

"Jika ada perkembangan di sampaikan," pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami