Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Motor Tergelincir, Dua Pria Tigawasa Buleleng Dianiaya

Sabtu, 10 Januari 2026, 16:46 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Motor Tergelincir, Dua Pria Tigawasa Buleleng Dianiaya.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Peristiwa penganiayaan menimpa dua pria asal Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, setelah sepeda motor yang mereka kendarai tergelincir di jalan licin. Insiden tersebut terjadi di Jalan Tempekan Pangus Sari, Desa Tigawasa, pada Jumat (9/1) malam.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yonana Rosalin Diaz, menyampaikan bahwa dua korban masing-masing bernama I Made Martawan (29) dan Komang Sudiantara (31). Keduanya mengalami luka pada bagian wajah usai terlibat cekcok dengan warga setempat.

"Kasusnya terjadi pada Jumat (9/1) malam kemarin, kemudian resmi dilaporkan ke Polres Buleleng pada Sabtu (10/1)dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/12/I/2026/SPKT/Polres Buleleng/Polda Bali," kata Iptu Yohana.

Ia menjelaskan, sebelum kejadian, kedua korban datang ke wilayah Banjar Dinas Pangus Sari untuk membeli dan minum tuak. Usai kegiatan tersebut, sekitar pukul 20.30 WITA, mereka pulang menggunakan sepeda motor.

Dalam perjalanan, sepeda motor yang dikendarai korban tergelincir akibat kondisi jalan yang licin usai diguyur hujan. Keduanya terjatuh ke bawah badan jalan. Salah satu korban kemudian berupaya menaikkan kembali sepeda motor dengan menggeber gas.

Situasi tersebut menarik perhatian seorang warga berinisial Made P bersama beberapa rekannya. Kesalahpahaman pun terjadi hingga berujung adu mulut antara korban dan terlapor.

“Terlapor Made P datang bersama beberapa rekannya. Terjadi adu mulut karena korban dituduh menggeber-geber gas sepeda motor. Cekcok tersebut berujung pada tindakan pemukulan,” terang Iptu Yohana.

Dalam peristiwa tersebut, Made P diduga melakukan pemukulan secara berulang ke arah wajah korban hingga menyebabkan luka di bagian bibir atas. Aksi penganiayaan baru terhenti setelah salah satu rekan terlapor melerai.

"Kasus ini masih ditangani Sat Reskrim Polres Buleleng. Kedua korban juga telah dimintai keterangan," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami