Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Buron Pembunuhan AS Ditangkap di Bandara Ngurah Rai

Minggu, 18 Januari 2026, 21:29 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Buron Pembunuhan AS Ditangkap di Bandara Ngurah Rai.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Upaya Anthony Jamar Prioleau (20) untuk bersembunyi di Bali berakhir gagal. Baru saja mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pria asal Amerika Serikat itu langsung diringkus petugas Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Sabtu, 17 Januari 2026.

Terungkap, Anthony masuk dalam daftar red notice internasional setelah diduga terlibat kasus pembunuhan sadis di Amerika Serikat.

Selain dikenal sebagai destinasi wisata dunia, Bali juga kerap dijadikan tempat pelarian buronan internasional. Para pelaku kejahatan lintas negara ini berusaha menghilangkan jejak dengan bersembunyi di Pulau Dewata.

Sebelumnya, Interpol juga menangkap buronan asal Rumania, Zuleam Costinel Cosmin (33), di kawasan Kerobokan, Kuta Utara, Kamis, 15 Januari 2026. Pria tersebut diketahui terlibat kasus perampokan di negaranya.

Sementara itu, Anthony Jamar Prioleau, pria kelahiran New Jersey berusia 20 tahun, ditangkap di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 15.30 WITA, sesaat setelah tiba di Bali.

"Anthony ditangkap setelah mendarat di Bali menggunakan pesawat Eva Air rute Taipei -Denpasar," beber sumber, pada Minggu, 18 Januari 2026.

Usai ditangkap, Anthony langsung menjalani pemeriksaan oleh petugas penyidik Imigrasi bersama personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Selanjutnya, ia dibawa ke Kantor Wasdakim di Jimbaran untuk menjalani proses lebih lanjut sambil menunggu hasil koordinasi dengan otoritas Amerika Serikat.

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Husnan Handano, S.H., membenarkan penangkapan buronan asal Amerika Serikat tersebut.

"Benar, kami masih melakukan pendalaman dan koordinasi sama pihak kedutaan," ungkapnya, pada Minggu, 18 Januari 2026.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami