Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Balai Piyasan Pura Puseh Abianbase Gianyar Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Musibah kebakaran melanda bangunan Balai Piyasan di Pura Puseh Abianbase, Kecamatan Gianyar, pada Selasa (20/1/2025) siang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.10 WITA dan sempat menggegerkan warga sekitar pura.
Usai menerima laporan, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gianyar langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Armada damkar tiba sekitar pukul 12.16 WITA dan segera melakukan upaya pemadaman dengan menarik selang serta menyemprotkan air ke titik api.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Gianyar, Putu Pradana, seizin Kasatpol PP dan Damkar Gianyar, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia menyebutkan, pihaknya mengerahkan tiga unit armada untuk menangani api yang membakar bangunan balai piyasan itu.
“Kami menurunkan tiga armada dan proses penanganan berlangsung sekitar 30 menit hingga api berhasil dipadamkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bangunan Balai Piyasan dengan luas kurang lebih 4 x 6 meter terdampak kebakaran. Beruntung, kobaran api tidak sempat merembet ke bangunan suci lainnya yang berada di kawasan Pura Puseh Abianbase.
Sementara itu, Bendesa Adat Abianbase, Nyoman Sujana, mengungkapkan penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik pada bangunan tersebut.
“Dugaan sementara akibat hubungan arus pendek listrik. Ke depan, kami akan membersihkan puing-puing bangunan terlebih dahulu,” jelasnya.
Akibat peristiwa kebakaran ini, pihak pengempon pura mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp200 juta. Meski mengalami kerusakan cukup parah, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Tidak ada korban dalam kejadian tersebut,” tutup Nyoman Sujana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun