Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Pasangan Sejoli Tewas Gantung Diri di Kos Pancasari
BERITABALI.COM, BULELENG.
Warga Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, digegerkan dengan peristiwa pasangan sejoli yang ditemukan meninggal dunia dengan cara bunuh diri atau ulah pati di sebuah kamar kos, Selasa (20/1) siang.
Kedua korban masing-masing berinisial Putu AS (28) asal Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, dan kekasih wanitanya Kadek SBC (24) asal Desa/Kecamatan Kubutambahan. Keduanya ditemukan dalam kondisi tergantung bersebelahan di kamar kos nomor 4, tepatnya di area antara kamar mandi dan dapur.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang datang ke kos dan melihat sepeda motor milik Kadek SBC terparkir di depan kamar.
Saksi sempat mengetuk pintu kamar kos cukup lama, namun tidak mendapat jawaban. Bersama pemilik kos, saksi kemudian berupaya membuka pintu menggunakan kunci cadangan, namun pintu diketahui terkunci dari dalam.
“Saksi kemudian melihat ke dalam kamar dari ventilasi dan mendapati kedua korban sudah dalam kondisi tergantung,” terang Iptu Yohana.
Pemilik kos selanjutnya menghubungi Kelian Adat setempat dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukasada. Petugas kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Sukasada II kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah kedua korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis luar, kedua korban dipastikan telah meninggal dunia. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban selain bekas jeratan di leher. Waktu kematian diperkirakan terjadi sekitar dua hingga enam jam sebelum pemeriksaan dilakukan.
“Dari hasil pemeriksaan medis dan olah TKP, peristiwa ini dinyatakan murni gantung diri dan tidak ditemukan unsur tindak pidana,” tegas Iptu Yohana.
Polisi menduga motif peristiwa tersebut berkaitan dengan persoalan asmara. Diketahui, korban laki-laki telah memiliki istri, sementara korban perempuan masih berstatus lajang dan tinggal di kamar kos tersebut.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan rangkaian penyelidikan dengan melaksanakan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta menghubungi keluarga kedua korban. "Dugaan sementara karena masalah asmara. Tapi penyebab pastinya masih diselidiki," tandas Iptu Yohana.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7881 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5636 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3533 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2388 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan