Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 25 Juni 2026
Air Bah Subak Jemanik di Tabanan Ambrukkan Rumah, Ibu dan Balita Hilang
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebuah rumah warga di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kabupaten Tabanan, dilaporkan ambruk setelah tertimpa senderan fondasi akibat luapan air bah di aliran Sungai Subak Jemanik, Rabu (21/1/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang ibu dan anak balitanya dilaporkan hilang terseret arus. Kedua korban diketahui bernama Yuliana Da Costa Makun (29) dan Audrey Natania Banafanu (1,5).
Hingga Rabu siang, Tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap kedua korban. Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, Dudy Librana, menyampaikan bahwa kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.00 WITA.
Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari menyebabkan debit air sungai meningkat. Kondisi diperparah dengan robohnya senderan pondasi sehingga air bah langsung menghantam bagian belakang rumah korban. Akibatnya, bangunan rumah ambruk dan hanyut terbawa arus sungai.
Baca juga:
Pembangunan Tahap II Puskesmas Ibu dan Anak Denpasar Barat Dimulai, Target Beroperasi 2026
"Setelah pelaksanaan briefing, Upaya pencarian kita lanjutkan dengan membagi tim menjadi dua SRU yaitu darat dan sungai, Pencarian kita optimalkan sejauh 2 Km dari lokasi hilangnya korban," tutur Dudy Librana saat dikonfirmasi di Tabanan, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, pencarian melibatkan seluruh unsur SAR gabungan yang terdiri dari Pemerintah Daerah, TNI/Polri, Basarnas, BPBD, PMI, relawan, serta masyarakat setempat yang turut membantu di lapangan.
"Hingga siang ini, upaya pencarian sorti pertama masih terus berlangsung. selanjutnya akan dievaluasi terkait kendala dilapangan, jika tidak ada kendala, pencarian akan diperluas hingga ke muara sungai," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun