Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ketua TP Posyandu Bali Sinergikan Program Posyandu hingga Desa

Sabtu, 24 Januari 2026, 20:15 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemprov Bali/Ketua TP Posyandu Bali Sinergikan Program Posyandu hingga Desa.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, memimpin Rapat Teknis Koordinasi TP Posyandu Provinsi Bali Tahun 2026 yang digelar di Gedung Kertasabha, Jayasabha, Denpasar, Jumat (23/1).

Rapat teknis ini dihadiri Ketua TP Posyandu kabupaten/kota se-Bali, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Kependudukan dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali Made Dwi Dewata, kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, Kepala Dinas PMD kabupaten/kota, serta pengurus Posyandu tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyinergikan program dan kegiatan TP Posyandu Provinsi Bali dengan TP Posyandu kabupaten/kota, sekaligus memperkuat peran tim pembina dalam pembinaan, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Dalam arahannya, Putri Koster menegaskan bahwa pelaksanaan program Posyandu Tahun 2026 harus dirancang secara lebih terencana, masif, dan berkelanjutan melalui koordinasi berjenjang dari tingkat provinsi hingga desa dan kelurahan.

“Sinergitas, koordinasi, dan konsultasi itu sangat penting. Apa yang dirancang di tingkat provinsi harus benar-benar tersampaikan sampai ke kabupaten/kota, kecamatan, dan desa. Kalau alurnya jelas, program akan berjalan lebih efektif dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Pada tahun 2026, TP Posyandu Provinsi Bali telah menyiapkan sejumlah kegiatan utama, di antaranya pembinaan dan sosialisasi Posyandu enam bidang SPM oleh Ketua dan Pengarah TP Posyandu Provinsi Bali, serta penyaluran bantuan kepada kader Posyandu berupa beras, susu, dan telur. Program tersebut akan dilaksanakan di sembilan kabupaten/kota se-Bali dengan sasaran kader Posyandu di desa dan kelurahan, yang pelaksanaannya dibagi dalam dua tahap sepanjang tahun 2026.

Selain itu, TP Posyandu Provinsi Bali juga melaksanakan kegiatan Bina Posyandu yang difokuskan pada peningkatan kapasitas kader dan pengurus Posyandu, baik dari aspek teknis maupun manajerial. Upaya ini ditujukan untuk mendukung optimalisasi layanan Posyandu berbasis enam SPM dan menjangkau ribuan kader Posyandu di seluruh kabupaten/kota se-Bali.

Dalam rangka memperingati Hari Posyandu tingkat Provinsi Bali, TP Posyandu turut menggelar berbagai perlombaan, di antaranya lomba PSP PSBS, lomba Tim Pembina Posyandu, serta lomba Telajakan. Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan monitoring dan evaluasi PSBS serta Kulkul Posyandu/PKK sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan komunikasi antarpegiat Posyandu.

Putri Koster menambahkan bahwa peningkatan kapasitas dan kredibilitas pegiat Posyandu perlu dibarengi dengan pertemuan rutin untuk evaluasi program yang telah berjalan.

“Kita harus sering bertemu, paling tidak sebulan sekali, untuk mengevaluasi apa yang sudah kita lakukan. Dengan begitu, program Posyandu bisa semakin mantap dan tepat sasaran,” tegasnya.

Tahapan awal pelaksanaan program dimulai dengan penyampaian bahan dan informasi dari tingkat provinsi kepada kabupaten/kota, kemudian diteruskan ke kecamatan hingga desa dan kelurahan. Melalui koordinasi yang kuat dan sinergi lintas tingkat, diharapkan tumbuh gerakan gotong royong di tingkat rumah tangga sebagai fondasi penguatan layanan Posyandu di Provinsi Bali.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami