Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Gempa Karangasem Rusak Dapur Warga Abang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Gempa bumi yang mengguncang wilayah Karangasem pada Minggu (1/2/2026) lalu meninggalkan dampak kerusakan pada bangunan milik warga.
Seperti yang dialami I Made Suditra, warga Banjar Dinas Bunutan, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, yang dapurnya mengalami kerusakan cukup parah akibat guncangan gempa.
Fondasi atau senderan dapur dilaporkan jebol sehingga bangunan tersebut tidak lagi aman untuk digunakan. Kondisi dapur yang berada di area berketinggian membuat pihak keluarga semakin was-was dan terpaksa menghentikan aktivitas memasak di tempat tersebut.
Kepala Dusun Bunutan, I Wayan Wingan, mengatakan peristiwa kerusakan itu terjadi saat gempa berlangsung pada Minggu. Namun laporan baru diterimanya pada Senin (2/2).
“Senderan fondasi dapur jebol akibat guncangan gempa,” ujarnya.
Saat kejadian, pemilik rumah diketahui tidak berada di lokasi. Hanya sang istri yang berada di rumah, dan dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pasca dilaporkan, personel BPBD Karangasem langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen kerusakan. Berdasarkan data, bangunan dapur berukuran sekitar 4x6 meter itu mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian mencapai Rp25 juta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1944 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1699 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1569 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun