Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penduduk Miskin di Bali 160 Ribu Orang, Turun 3,42 Persen

Kamis, 5 Februari 2026, 19:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Penduduk Miskin di Bali 160 Ribu Orang, Turun 3,42 Persen.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Persentase penduduk miskin di Provinsi Bali terus menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali yang disampaikan Kamis (5/2/2026), angka kemiskinan Bali pada September 2025 tercatat sebesar 3,42 persen.

Kepala BPS Provinsi Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan, menjelaskan angka tersebut turun 0,30 persen poin dibandingkan Maret 2025 dan turun 0,38 persen poin dibandingkan September 2024. Penurunan ini mencerminkan membaiknya kondisi sosial ekonomi masyarakat Bali dalam setahun terakhir.

Baca juga:
Ekonomi Bali Tumbuh, Jumlah Penduduk Miskin Turun 8 Ribu Orang

"Dari sisi jumlah, penduduk miskin di Bali pada September 2025 tercatat sebanyak 160,09 ribu orang. Angka ini berkurang 13,15 ribu orang dibandingkan Maret 2025 dan turun 16,12 ribu orang dibandingkan periode September 2024," ungkapnya.

BPS mencatat, penurunan kemiskinan terjadi baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Persentase penduduk miskin di perkotaan pada September 2025 tercatat sebesar 3,06 persen, turun dari 3,27 persen pada Maret 2025. Sementara itu, persentase penduduk miskin di perdesaan tercatat sebesar 4,44 persen, turun dari 4,97 persen pada periode yang sama.

Sejalan dengan itu, jumlah penduduk miskin di wilayah perkotaan berkurang sebanyak 6,10 ribu orang, dari 112,17 ribu orang pada Maret 2025 menjadi 106,07 ribu orang pada September 2025. Di wilayah perdesaan, jumlah penduduk miskin turun 7,05 ribu orang, dari 61,07 ribu orang menjadi 54,02 ribu orang.

Dalam rilis tersebut, BPS juga mencatat Garis Kemiskinan di Provinsi Bali pada September 2025 sebesar Rp642.986 per kapita per bulan. Garis Kemiskinan tersebut terdiri atas Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp445.225 per kapita per bulan atau 69,24 persen, serta Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp197.761 per kapita per bulan atau 30,76 persen.

Rata-rata rumah tangga miskin di Provinsi Bali pada September 2025 tercatat sebanyak 4,13 anggota rumah tangga. Dengan kondisi tersebut, Garis Kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata mencapai Rp2.655.532 per bulan.

BPS Provinsi Bali menilai penurunan angka kemiskinan ini menjadi indikator penting bagi pemerintah daerah dalam mengevaluasi efektivitas kebijakan pembangunan dan program perlindungan sosial di Bali.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami