Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Adu Jotos Dua Pengemudi Viral di Simpang Teuku Umar Barat

Sabtu, 7 Februari 2026, 09:14 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/medsos/Adu Jotos Dua Pengemudi Viral di Simpang Teuku Umar Barat.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Dua pengemudi terlibat cekcok mulut hingga berujung adu jotos di Simpang Pura Demak Kertapura, Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar Barat, Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Peristiwa tersebut terekam video dan viral di media sosial, memicu perhatian warganet.

Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat dua pria mengenakan kaos lengan pendek dan celana pendek berwarna hitam saling berhadapan. Adu mulut terjadi sebelum keduanya terlibat saling pukul di badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut akhirnya turun tangan untuk melerai. Setelah berhasil dipisahkan, kedua pengemudi langsung meninggalkan lokasi kejadian. Hingga kini, penyebab pasti perkelahian belum diketahui, namun diduga dipicu aksi saling salip kendaraan di persimpangan tersebut.

Dikonfirmasi awak media, Kapolsek Denpasar Barat Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi Made Ribun (56), seorang tukang parkir di lokasi, kejadian bermula saat arus lalu lintas sedang padat.

Saksi melihat satu pengemudi menggunakan mobil warna merah datang dari arah barat dan hendak masuk ke Jalan Kertapura. Sementara pengemudi lainnya datang dari arah timur menuju barat.

"Kedua pengemudi tersebut sama-sama turun dari kendaraan, terlibat adu mulut, hingga berujung saling pukul di tengah jalan," jelas Kompol Prabawati, Jumat (6/2/2026) siang.

Ia menambahkan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Namun hingga saat ini, belum ada laporan resmi dari kedua belah pihak yang terlibat.

"Ya, belum ada laporan yang masuk dari kedua belah pihak. Identitas kedua belah pihak masih diselidiki karena menimbulkan keresahan masyarakat dan mengganggu kemacetan lalulintas," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami