Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Polisi Tindak Laporan Balap Liar di Bypass Dharma Giri
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Jajaran Polsek Blahbatuh bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aksi balap liar di Jalan Bypass Dharma Giri, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Laporan diterima melalui Call Center 110 pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 01.57 WITA.
Pelapor, Dwi, melaporkan adanya sekelompok anak muda yang diduga hendak melakukan balap liar di depan Ngalir Resto. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Menindaklanjuti laporan itu, Pawas Polsek Blahbatuh Iptu I Wayan Subrata memimpin Kru Kijang 962 bersama personel piket fungsi menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas mendapati sekelompok anak muda sedang berkumpul di pinggir jalan.
Untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, petugas memberikan imbauan secara persuasif agar kelompok tersebut tidak melakukan balap liar dan segera membubarkan diri.
Imbauan tersebut direspons positif oleh para anak muda yang berkumpul. Mereka akhirnya membubarkan diri secara tertib, sehingga situasi di sekitar lokasi kembali aman dan kondusif.
Kapolsek Blahbatuh, Kompol Luh Putu Sri Sumartini, mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah melaporkan potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian. Ia menegaskan komitmen Polsek Blahbatuh dalam memberikan pelayanan yang cepat dan humanis.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui Call Center 110. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun