Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wapres Gibran Serap Aspirasi Pelaku Pariwisata Bali

Jumat, 13 Februari 2026, 19:22 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Kemenpar/Wapres Gibran Serap Aspirasi Pelaku Pariwisata Bali.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka didampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman menggelar pertemuan dengan 74 pelaku usaha pariwisata dan perwakilan pemerintah daerah. 

Kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung untuk menyerap aspirasi serta merumuskan langkah strategis penguatan pariwisata nasional, dengan fokus khusus pada Bali.

Pertemuan yang berlangsung di Poltekpar Bali pada Jumat (13/2/2026) tersebut bertujuan memfasilitasi penyampaian tantangan dan peluang yang dihadapi pelaku usaha pariwisata, sekaligus memperkuat sinergi pusat–daerah dalam pengembangan destinasi unggulan.

"Jadi kemarin (bulan Januari) kita sudah rakor, tapi itu untuk pariwisata secara nasional. Hari ini khusus membahas Bali. Untuk itu hari ini kita undang teman-teman dari asosiasi yang bekerja dan fokus di sektor pariwisata," kata Wakil Presiden Gibran.

Sejumlah isu strategis mengemuka dalam dialog tersebut, mulai dari pengembangan infrastruktur dan destinasi di 10 destinasi prioritas, peningkatan keselamatan wisata melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi, kemudahan perizinan, hingga penanganan sampah. Para pelaku usaha menekankan pentingnya respons cepat dan terukur agar daya saing pariwisata Bali tetap terjaga.

Menanggapi aspirasi itu, Wapres Gibran meminta kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha. "Segera kita tindak lanjuti masalah sampah, masalah air, masalah sertifikasi, animal welfare, masalah infrastruktur. Kita ingin ke depan target-target pariwisata juga kita tinggikan terus. Ini kemarin tercapai, tapi harus bisa mengalahkan negara-negara tetangga. Ini PR-nya masih banyak Bapak/Ibu. Jadi terima kasih sekali untuk masukannya," kata Wakil Presiden Gibran.

Wapres juga menegaskan posisi strategis Bali sebagai wajah Indonesia di mata dunia. "Jadi, Bali ini adalah wajah Indonesia. Bali ini adalah kesan pertama Wisman saat tiba di Indonesia. Ini harus kita jaga baik-baik," kata Wapres Gibran. Ia menyoroti momentum kunjungan wisatawan pada Kuartal I 2026 yang dipicu rangkaian libur panjang, dari Nataru, Imlek, hingga jelang Lebaran dan libur sekolah, sebagai peluang yang harus dioptimalkan.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi keterbukaan pelaku usaha dalam menyampaikan masukan. "Kami berharap pandangan yang disampaikan dapat menjadi fondasi penguatan kebijakan untuk pengembangan pariwisata Indonesia yang semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan,” kata Menteri Widiyanti.

Terkait penanganan sampah, Menteri Pariwisata menyampaikan rencana pembangunan instalasi Waste to Energy (WtE) di tiga daerah, termasuk Bali, yang ditargetkan mulai proses pada Maret 2026. “Kami harap Pak Gubernur jangan menutup dulu TPA Suwung, sampai program Waste to Energy benar-benar jalan,” katanya. Sementara untuk harga tiket pesawat domestik, pemerintah telah menetapkan insentif berupa diskon tiket kelas ekonomi 17–18 persen, diskon tiket kereta api 30 persen, diskon tiket kapal laut 30 persen, serta pembebasan tarif jasa pelabuhan penyeberangan.

Menteri Pariwisata menegaskan komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti seluruh masukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. "Diharapkan sinergi pusat-daerah, dunia usaha, serta pelaku wisata dan UMKM untuk kemajuan pariwisata nasional," kata Menteri Pariwisata.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami