Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Lima WNA Bangladesh Disekap di Vila Pemuteran
BERITABALI.COM, BULELENG.
Lima orang Warga Negara Asing (WNA) asal Bangladesh, disekap di sebuah vila wilayah Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
Kasus ini berhasil terkuak setelah salah satu korban berhasil melarikan diri ke Komando Pendidikan dan Latihan Tempur (Dodiklatpur) Rindam IX/Udayana, di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak.
Baca juga:
7 WNA Bangladesh Ditahan Imigrasi Denpasar
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz menyebut, kelima korban masing-masing bernama Abdul Hossain (24), Din (37), Abdul Rahman (29), Shamim Miah (33), serta Mohammad Sana Ullah (41). Mereka disekap oleh Nuruzzaman alias Rajib (25) yang juga merupakan warga asal Bangladesh.
Ke lima korban mulanya diiming-imingi oleh pelaku untuk bekerja di Australia. Namun sebelum ke Australia, pelaku meminta para korban untuk datang ke Bali. Tergiur dengan tawaran tersebut, lima korban lantas berangkat ke Bali, dan tiba pada Senin (19/1).
Kemudian pada Senin (16/2), pelaku membawa kelima korban ke sebuah vila di wilayah Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Disana, pelaku menyekap lima korban dengan menggunakan lakban, serta mengikat tubuh mereka menggunakan tali. Bahkan, pelaku juga mengancam kelima korban dengan menggunakan pisau.
Uniknya, kasus penyekapan ini tak diketahui oleh karyawan vila. Hingga salah satu korban berhasil melarikan diri, dengan berlari menuju Dodiklatpur Rindam IX/Udayana. "Pihak Dodiklatpur kemudian mengkoordinasikan kejadian ini ke Polsek Gerokgak, dan diteruskan ke Polres Buleleng," jelas Iptu Yohana.
Terpisah, Kanit III Satreskrim Polres Buleleng, IPDA I Ketut Yulio Saputra menegaskan, kelima korban hanya disekap selama satu hari di dalam villa tersebut. Para korban pun kini telah berhasil diselamatkan.
"Disekap sehari, tapi mereka sudah ada di Bali sejak Januari. Kasusnya masih kami didalami," singkatnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5758 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan