Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Nelayan Sanur Hilang di Nusa Penida, Tim SAR Perluas Pencarian

Sabtu, 7 Maret 2026, 13:07 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Nelayan Sanur Hilang di Nusa Penida, Tim SAR Perluas Pencarian.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap seorang nelayan asal Semawang, Sanur, yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Nelayan bernama I Wayan Suta (50) tersebut dilaporkan hilang sejak Jumat (6/3/2026) ketika melaut di perairan sekitar Nusa Penida. Hingga Sabtu (7/3/2026) pagi, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Kapten Kapal KN SAR Arjuna 229 yang memimpin operasi pencarian, Arif Yulianto, mengatakan tim SAR telah melaksanakan pencarian lanjutan sejak pagi hari dengan mengerahkan sejumlah armada laut.

Tim SAR gabungan mulai melakukan penyisiran sejak pukul 07.15 WITA dengan menggunakan dua alat utama SAR (alut SAR), yaitu satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Basarnas dan satu unit speed boat dari Bakamla.

Area pencarian difokuskan pada radius sekitar 16 nautical mile (NM) ke arah barat dari lokasi kejadian dengan total jarak tempuh operasi mencapai 55 NM.

Selain melakukan penyisiran laut, tim SAR juga berkoordinasi dengan nelayan yang melintas di sekitar lokasi pencarian untuk membantu memantau kemungkinan keberadaan korban.

"Tadi tim SAR sudah berkoordinasi dengan nelayan yang melintasi area pencarian apabila melihat tanda tanda keberadaan korban agar melaporkan ke Basarnas," jelas, Yulianto, Sabtu (7/3/2026).

Pencarian pada sortie pertama berlangsung selama sekitar dua setengah jam. Setelah itu tim SAR sempat bersandar di Pelabuhan Benoa sebelum kembali melanjutkan penyisiran pada siang hari.

"Saat ini cuaca cerah dan jarak pandang luas, semoga pada sorti berikutnya kondisi cuaca tetap mendukung pencarian," cetusnya.

Sesuai prosedur operasi SAR, upaya pencarian terhadap nelayan yang hilang ini direncanakan berlangsung hingga lima hari ke depan apabila korban belum ditemukan.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya TNI AL, Polairud Polda Bali, Polairud Mabes Polri, Bakamla, serta Basarnas.

Sebelumnya diberitakan, I Wayan Suta dilaporkan hilang saat melaut di perairan Nusa Penida pada Jumat (6/3/2026).

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami