Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Wamen Diktisaintek Fauzan di Undiksha, Dorong Kolaborasi Kampus Tangani Masalah Pendidikan dan Sosial
bbn/dok Undiksha/Wamen Diktisaintek Fauzan di Undiksha, Dorong Kolaborasi Kampus Tangani Masalah Pendidikan dan Sosial.
BERITABALI.COM, BULELENG.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd mendorong perguruan tinggi membentuk konsorsium National Foundation Skills Indonesia guna memperkuat kolaborasi dalam menangani berbagai persoalan pendidikan dan sosial di masyarakat.
Hal itu disampaikan dalam diskusi akademik di Universitas Pendidikan Ganesha, Senin (9/3/2026) yang dihadiri pimpinan perguruan tinggi se-Bali penyelenggara program studi kependidikan beserta para dekan.
Fauzan yang hadir bersama Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Prof. Apt. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D mengatakan pembentukan konsorsium tersebut sejalan dengan semangat program Diktisaintek Berdampak yang mendorong perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
“Konsorsium ini penting agar perguruan tinggi dapat berbagi pengalaman, praktik baik, dan sumber daya sehingga program yang dihasilkan benar-benar memberikan dampak,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut juga dapat memperkuat kapasitas riset dan inovasi perguruan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri. Menurutnya, konsorsium juga dapat menjadi pengalaman sekaligus modal bargaining power bagi perguruan tinggi Indonesia dalam membangun kerja sama dengan dunia industri, baik di dalam maupun luar negeri.
Fauzan juga menyoroti masih adanya siswa di tingkat sekolah menengah yang mengalami kesulitan membaca dan berhitung. Ia mengapresiasi langkah Universitas Pendidikan Ganesha yang melalui Fakultas Ilmu Pendidikan melakukan intervensi literasi dan numerasi bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng. Gerakan ini diharapkan dapat terus dilanjutkan dan diperluas melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi lainnya.
Ditekankan, pembentukan konsorsium ini juga diharapkan dapat mendorong perguruan tinggi untuk mengambil peran lebih besar dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat, termasuk isu lingkungan seperti pengelolaan sampah. Untuk itu, perguruan tinggi didorong pula membentuk kelompok-kelompok riset sesuai dengan bidang kepakaran masing-masing.
Sementara itu, Rektor Universitas Pendidikan Ganesha, I Wayan Lasmawan, menyatakan kampusnya berkomitmen mendukung pembentukan konsorsium bersama perguruan tinggi lain guna merumuskan langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional.
Menurutnya, kolaborasi antarperguruan tinggi, pemerintah, dan pemangku kepentingan menjadi langkah penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk mendorong kemajuan Indonesia di berbagai sektor pembangunan.
Editor: Redaksi
Reporter: Undiksha Singaraja
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3871 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1985 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1853 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1753 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1533 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
