Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Petir Picu Kebakaran Pelinggih Pura Kawitan Ki Gusti Celuk Mengwi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Satu atap pelinggih di Pura Kawitan Ki Gusti Celuk di Lingkungan Dukuh Kembang, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, terbakar pada Minggu 15 Maret 2026 sekitar pukul 20.00 WITA. Kebakaran tersebut diduga dipicu sambaran petir saat hujan deras mengguyur wilayah setempat. Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp600 juta.
Peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama I Gede Oka Wibawa (39) yang tinggal di dekat lokasi pura. Saat kejadian, saksi sedang berada di dalam rumah ketika mendengar suara petir disertai kilatan cahaya.
Baca juga:
Kerugian Tersambar Petir Rp1,5 Miliar, Pasemetonan Pura Pedarman Arya Gajah Para Buka Donasi
"Dari dalam rumah, saksi mendengar suara petir disertai kilatan di atas rumahnya, saat itu hujan turun," bebernya, pada Senin 16 Maret 2026.
Merasa penasaran, saksi kemudian keluar rumah untuk mengecek kondisi di sekitar rumahnya. Namun saat itu ia tidak menemukan kerusakan pada bangunan rumah miliknya. Setelah itu saksi sempat melakukan persembahyangan di sanggah miliknya.
Usai sembahyang, saksi melihat ke arah bangunan meru di Pura Kawitan Ki Gusti Celuk yang berada tidak jauh dari rumahnya. Ia melihat muncul api sebesar bola lampu dari atap salah satu pelinggih yang terbuat dari ijuk.
Melihat kobaran api tersebut, saksi langsung menyuruh anaknya memukul kulkul sebagai tanda peringatan kepada warga sekitar bahwa telah terjadi kebakaran di pura.
Bunyi kulkul membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menghubungi Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kabupaten Badung.
"Warga keluar setelah mendengar kulkul bulus dan turut membantu memadamkan api dengan alat seadanya," jelas Ipda Yuni, Senin 16 Maret 2026.
Beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas Polsek Mengwi yang datang ke lokasi kemudian mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memintai keterangan sejumlah saksi, serta melakukan olah TKP.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga kebakaran dipicu oleh sambaran petir yang mengenai atap pelinggih saat hujan deras melanda wilayah tersebut.
"Hasil identifikasi sementara, kebakaran diduga dipicu sambaran petir yang mengenai atap pura saat hujan deras mengguyur wilayah setempat," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun