Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Polisi Larang Konsumsi Arak Saat Pawai Ogoh-Ogoh
1.200 Personel Amankan Malam Pengerupukan di Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang Malam Pengerupukan yang berlangsung pada Rabu 18 Maret 2026 atau sehari sebelum Hari Raya Nyepi, jajaran Polresta Denpasar mengerahkan sebanyak 1.200 personel gabungan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Denpasar tetap kondusif.
Ribuan personel tersebut akan disiagakan di sejumlah titik strategis yang diprediksi menjadi pusat keramaian saat pawai ogoh-ogoh berlangsung.
Dalam arahannya di hadapan personel gabungan, Kapolresta Denpasar Leonardo D Simatupang menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu bersama berbagai unsur terkait.
"Kami telah bersinergi dan mematangkan strategi pengamanan guna memastikan situasi tetap kondusif di seluruh wilayah hukum Polresta Denpasar," tegas Kapolresta, pada Senin 16 Maret 2026.
Pengamanan tersebut melibatkan personel dari Polresta Denpasar beserta polsek jajaran, TNI, Satpol PP Kota Denpasar, Dinas Perhubungan, hingga pecalang desa adat.
Menurutnya, pengamanan akan difokuskan pada empat titik utama yang menjadi pusat keramaian saat pawai ogoh-ogoh, salah satunya kawasan Catur Muka atau Titik Nol Kota Denpasar.
"Kawasan Catur Muka menjadi pusat perhatian masyarakat karena biasanya menampilkan parade maupun atraksi ogoh-ogoh dari berbagai wilayah," imbuhnya.
Selain kawasan Catur Muka, pengamanan juga diperketat di sejumlah persimpangan strategis guna mengatur arus lalu lintas dan mencegah kemacetan selama arak-arakan ogoh-ogoh berlangsung.
Personel kepolisian juga disebar hingga ke wilayah desa adat dan banjar-banjar di Kota Denpasar untuk mengawal pelaksanaan pawai ogoh-ogoh yang digelar secara lokal oleh masyarakat.
Tak hanya itu, pengamanan juga diperkuat di sejumlah kawasan wisata seperti Sanur serta pusat kota lainnya yang diprediksi menjadi lokasi kegiatan masyarakat, termasuk pelaksanaan Sanur Metangi Festival.
Selain menempatkan personel di lokasi keramaian, kepolisian juga menyiapkan sejumlah langkah teknis guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat selama Malam Pengerupukan. Salah satunya melalui rekayasa lalu lintas dengan melakukan sterilisasi area tertentu serta pengalihan arus kendaraan pada jalur yang dilintasi pawai ogoh-ogoh.
"Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, kami juga telah menyiapkan sejumlah kantong parkir, antara lain di kawasan GOR Ngurah Rai, Jalan Veteran, Jalan Kaliasem, serta di sisi selatan Jalan Sugianyar," bebernya.
Selain itu, patroli intensif juga akan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk menyasar rumah-rumah warga yang ditinggal saat menonton pawai atau menjalani rangkaian persiapan Hari Raya Nyepi.
Kapolresta Denpasar juga mengimbau masyarakat agar menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Ia menekankan agar peserta pawai ogoh-ogoh tidak mengonsumsi arak atau minuman keras guna menghindari potensi konflik antar kelompok.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan tidak mengonsumsi minuman keras (miras) saat mengarak ogoh-ogoh guna mencegah gesekan antar-kelompok," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5897 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4624 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2592 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2234 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2209 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan