Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Omed-omedan 2026 di Sesetan Angkat Tema Toya Prakerti

Jumat, 20 Maret 2026, 21:40 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemkot Denpasar/Omed-omedan 2026 di Sesetan Angkat Tema Toya Prakerti.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Tradisi Sesetan Heritage Omed-omedan Festival (SHOF) 2026 dengan tema “Toya Prakerti” digelar Sekaa Teruna Teruni (STT) Satya Dharma Kerti, Banjar Kaja Sesetan saat Ngembak Geni, Jumat (20/3).

Kegiatan yang menjadi wadah kreativitas seni masyarakat ini resmi dibuka Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dengan pemotongan pita dan pemukulan tawa-tawa di Jalan Sesetan, tepatnya di depan Banjar Kaja Sesetan, Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali Ni Wayan Sari Galung, serta Anggota DPRD Kota Denpasar Luh Putu Mamas Lestari dan Putu Melati Purbaningrat Yo.

Wawali Arya Wibawa mengapresiasi konsistensi STT Satya Dharma Kerti dalam merawat tradisi ini sebagai media pelestarian budaya dan kesenian. Ia juga mendorong generasi muda untuk terus berinovasi agar tradisi tetap relevan di masa depan.

"SHOF ini adalah sebuah bukti bahwa anak-anak muda kita mencintai tradisi, serta warisan budaya, terutama yang ada di Sesetan ini," ungkap Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Panitia SHOF 2026, Kadek Dhivanny menjelaskan rangkaian kegiatan tahun ini diisi dengan berbagai perlombaan kesenian, seperti lomba pembuatan tapel ogoh-ogoh dan lomba sketsa ogoh-ogoh.

Selain itu, panitia juga menggandeng 68 UMKM lokal untuk mengisi stan dengan berbagai produk kerajinan dan kuliner. "Ini adalah penyelenggaraan SHOF yang ke-18 kali. Kami berterimakasih kepada pihak Pemerintah Kota Denpasar yang terus memberikan dukungan kepada kami dalam pelaksanaan acara ini," ucapnya.

Lebih lanjut, tema Toya Prakerti yang diusung tahun ini mengandung makna filosofi mendalam, yakni memuliakan air sebagai sumber kehidupan, budaya, dan alam.

"Kami ingin menanamkan kepada seluruh pihak, terutama generasi muda bahwa alam, terutama air sebagai sumber kehidupan, serta budaya adalah harta yang tak ternilai harganya. Kelak ini akan terus dinikmati oleh para penerus kita di masa depan," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Denpasar



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami