Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dua Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan Diduga Terlatih

Rabu, 25 Maret 2026, 19:52 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Dua Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan Diduga Terlatih.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Penyelidikan kasus tewasnya warga negara Belanda, Rene Pouw (49), di depan vila kawasan Banjar Anyar Kelod, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, hingga kini masih terus bergulir.

Peristiwa yang terjadi pada Senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 22.50 WITA itu menyisakan sejumlah fakta baru. Polisi menduga kuat dua pelaku yang mengendarai sepeda motor, salah satunya mengenakan jaket ojek online (ojol), merupakan orang-orang yang terlatih.

Menurut Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, dugaan tersebut menguat dari cara pelaku melakukan aksi penyerangan yang dinilai cepat, terarah, dan terencana.

"Peristiwa itu sangat tiba-tiba, tanpa bisa diketahui awalnya dan prosesnya sangat cepat," beber Kapolres di Mapolres Badung, Rabu 25 Maret 2026.

Dari hasil penyelidikan sementara, sebanyak lima orang telah diperiksa sebagai saksi, terdiri dari teman dekat korban, warga sekitar, serta saksi yang melintas di lokasi kejadian.

"Hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga berjumlah dua orang. Namun, identitas keduanya, termasuk kewarganegaraan, masih dalam proses pendalaman," bebernya.

Polisi juga mengakui adanya kendala dalam pengungkapan kasus ini, terutama karena minimnya rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Kamera yang tersedia hanya mengarah ke akses jalan menuju lokasi.

Meski demikian, penyidik tetap mengoptimalkan metode Scientific Crime Investigation dengan menggabungkan keterangan saksi, barang bukti di lapangan, serta bukti elektronik.

"Kita akan upayakan koordinasi dengan instansi terkait turut dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan kedua pelaku melarikan diri ke luar Bali maupun ke luar negeri," tegasnya.

Untuk mempercepat pengungkapan, kepolisian telah membentuk tim terpadu dari Polsek dan Satreskrim Polres Badung.

Dari penelusuran sementara, korban diketahui pernah datang ke Bali pada tahun 2022 dan beberapa kali keluar masuk Bali sebelum akhirnya menetap sejak 2024.

"Korban juga beberapa kali keluar masuk Bali, dan sejak tahun 2024 menetap di Bali hingga saat kejadian," imbuhnya.

Selain itu, korban diketahui berprofesi sebagai pebisnis, meski latar belakang usahanya masih didalami oleh pihak kepolisian.

"Dari sepengetahuan pacar korban, sebelumnya tidak ada permasalahan antara korban dan pihak lain. Kami telah berkoordinasi dengan konsulat negara asal terkait data dan profil korban, serta menelusuri pihak-pihak yang pernah berhubungan dengan korban selama berada di Bali," tandasnya.

Sebelumnya, Rene Pouw dilaporkan tewas setelah ditusuk oleh dua orang tak dikenal di depan sebuah vila di kawasan Kerobokan. Pelaku menggunakan sepeda motor dan salah satunya mengenakan jaket ojol saat melakukan aksinya.

Korban sempat bersama pacarnya berinisial PU (30) saat kejadian, yang berhasil selamat dan melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami