Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Koster Klarifikasi Pengiriman Sampah Organik ke PKB Klungkung: Hanya Material Komposter
beritabali/ist/Koster Klarifikasi Pengiriman Sampah Organik ke PKB Klungkung: Hanya Material Komposter.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster angkat bicara soal rencana membawa sampah organik ke PKB Klungkung. Ia menyebutkan yang akan dibawa ke PKB Klungkung adalah material cacahan organik. Cacahan organik ini digunakan untuk mendukung program penghijauan di PKB Klungkung.
"Membawa sampah organik ke PKB Klungkung itu bohong. Yang ada adalah membawa cacahan dari sampah organik sebagai bahan komposter," tegasnya, Selasa (7/4/2026) usai rapat evaluasi TPA Suwung dengan Kementrian Lingkungan Hidup (KLH).
Material cacahan organik itu akan digunakan sebagai pupuk di perkebunan tanaman penyangga di PKB Klungkung.
"Bukan sampah organik, tapi sudah dicacah sudah menjadi material komposter," kembali ia menegaskan.
Menyambung dari pengolahan sampah di TPS3R, proses pencacahan sampah organik ini akan dilakukan di TPS3R terlebih dahulu. Baru kemudian diangkut ke area PKB Klungkung. "Itu bentuknya pupuk, akan diberi cairan," tambahnya.
Menurut Koster, material organik ini diperlukan di PKB karena akan ada program penghijauan yang dikelola Pemprov Bali. Ia mengatakan akan ada lahan yang akan dihutankan di PKB Klungkung.
Area yang disiapkan untuk diisi material organik ini seluas 5 hektar. Menurutnya lahan ini merupakan kepemilikan Pemerintah Provinsi, sehingga tak ada koordinasi lanjutan ke pemerintah kabupaten.
Hal ini juga dipertegas dari respon Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Klungkung, Dewa Komang Aswin menyebutkan belum ada dokumen kerjasama apapun yang diterimanya terkait pengelolaan sampah organik yang akan dibawa ke PKB Klungkung.
Meski dalam proses pengangkutan material ini melewati wilayah Klungkung, Koster tak menyebut akan ada rencana kerjasama dengan pemerintah kabupaten. "Itu kawasan pemprov," jawabnya singkat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jun
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3859 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1939 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1695 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1546 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1518 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun