Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kronologi Dua ABK Tewas Dikeroyok dan Dibakar di Benoa

Jumat, 10 April 2026, 18:07 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Kronologi Dua ABK Tewas Dikeroyok dan Dibakar di Benoa.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Dua anak buah kapal (ABK) inisial HA (28) dan Egi, tewas dikeroyok oleh 7 pelaku pengendara sepeda motor saat melintas di Jalan Raya Pelabuhan Benoa, pada Jumat 10 April 2026 sekitar pukul 03.30 WITA. Tidak hanya dianiaya, para pelaku membakar tubuh korban hingga mengalami luka bakar yang mematikan.

Insiden penyerangan terhadap ABK ini terjadi saat keduanya menggelar pesta minuman keras di Pelabuhan Benoa bersama saksi Listyono. Beberapa saat, saksi Budi Listyono diajak pergi oleh Egi dan HA alias ISAM untuk membeli minuman lagi. Mereka mengendarai motor maxim menuju lokasi warung penjual miras.

Ketika sampai di Trafficlight Pesanggaran, saksi dan 2 korban turun karena tidak ada warung yang buka. Ketiganya lantas berjalan kaki mengarah ke Benoa. Setelah itu, mereka duduk di depan restoran B Sirip Tuna Biru di Jalan Raya Pelabuhan Benoa.

Belum lama duduk, mereka diserang sekira 6 sampai 7 orang pelaku mengendarai sepeda motor. Para pelaku tidak ada yang dikenal korban.

"Pelaku berjumlah 6 sampai 7 orang. Para pelaku langsung memukul mengeroyok korban," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhi Saputra Jaya SH, MH, pada Jumat 10 April 2026.

Lantaran takut saksi Listyono kabur dan sembunyi di belakang restoran. Tak lama saksi keluar dan melihat temannya sudah dalam kondisi tewas mengenaskan.

Petugas pecalang dan aparat desa setempat datang ke lokasi kejadian. Warga melihat korban tewas dalam kondisi luka bakar di rawa depan Restoran Tuna sirip biru.

"Saya datang ke lokasi setelah dihubungi Pak Kelian Adat mengatakan ada kejadian. Setiba disana saya melihat ada orang tewas di rawa di depan restoran. Saya langsung menghubungi Polisi," beber Wayan Diyantara (55), Pecalang Banjar Pesanggaran.

Di lokasi kejadian, korban HA tewas dalam posisi berada di selatan. Pria asal Semarang ini memakai baju kaos warna coklat, celana jeans pendek warna biru. Ia mengalami luka bakar pada kedua tangan dan punggung.

Selain itu, korban HA juga mengalami luka pada pelipis kanan di atas alis, luka terbuka pada kepala samping kanan di atas telinga. Serta luka pada bagian belakang kepala sebelah kanan terdapat dua luka terbuka.

Sedangkan Egi ditemukan dalam posisi bagian utara, tidak memakai baju, celana jeans panjang, menggunakan kaos kaki hitam. Korban mengalami luka robek pada pinggang kanan bagian bawah dan atas serta luka terbuka pada pelipis kanan di atas.

Sementara di lokasi kejadian, Polisi menemukan barang bukti topi, sepatu, sandal, dompet, uang kertas Malaysia, cas HP, jam tangan, botol parfum, botol bekas bahan bakar yang sudah meleleh, dan HP.

"Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa bersama Sat Reskrim Polresta Denpasar tengah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut dan para pelaku masih di buru," terang Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami