Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Kronologi Dua ABK Tewas Dikeroyok dan Dibakar di Benoa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dua anak buah kapal (ABK) inisial HA (28) dan Egi, tewas dikeroyok oleh 7 pelaku pengendara sepeda motor saat melintas di Jalan Raya Pelabuhan Benoa, pada Jumat 10 April 2026 sekitar pukul 03.30 WITA. Tidak hanya dianiaya, para pelaku membakar tubuh korban hingga mengalami luka bakar yang mematikan.
Insiden penyerangan terhadap ABK ini terjadi saat keduanya menggelar pesta minuman keras di Pelabuhan Benoa bersama saksi Listyono. Beberapa saat, saksi Budi Listyono diajak pergi oleh Egi dan HA alias ISAM untuk membeli minuman lagi. Mereka mengendarai motor maxim menuju lokasi warung penjual miras.
Ketika sampai di Trafficlight Pesanggaran, saksi dan 2 korban turun karena tidak ada warung yang buka. Ketiganya lantas berjalan kaki mengarah ke Benoa. Setelah itu, mereka duduk di depan restoran B Sirip Tuna Biru di Jalan Raya Pelabuhan Benoa.
Belum lama duduk, mereka diserang sekira 6 sampai 7 orang pelaku mengendarai sepeda motor. Para pelaku tidak ada yang dikenal korban.
"Pelaku berjumlah 6 sampai 7 orang. Para pelaku langsung memukul mengeroyok korban," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhi Saputra Jaya SH, MH, pada Jumat 10 April 2026.
Lantaran takut saksi Listyono kabur dan sembunyi di belakang restoran. Tak lama saksi keluar dan melihat temannya sudah dalam kondisi tewas mengenaskan.
Petugas pecalang dan aparat desa setempat datang ke lokasi kejadian. Warga melihat korban tewas dalam kondisi luka bakar di rawa depan Restoran Tuna sirip biru.
"Saya datang ke lokasi setelah dihubungi Pak Kelian Adat mengatakan ada kejadian. Setiba disana saya melihat ada orang tewas di rawa di depan restoran. Saya langsung menghubungi Polisi," beber Wayan Diyantara (55), Pecalang Banjar Pesanggaran.
Di lokasi kejadian, korban HA tewas dalam posisi berada di selatan. Pria asal Semarang ini memakai baju kaos warna coklat, celana jeans pendek warna biru. Ia mengalami luka bakar pada kedua tangan dan punggung.
Selain itu, korban HA juga mengalami luka pada pelipis kanan di atas alis, luka terbuka pada kepala samping kanan di atas telinga. Serta luka pada bagian belakang kepala sebelah kanan terdapat dua luka terbuka.
Sedangkan Egi ditemukan dalam posisi bagian utara, tidak memakai baju, celana jeans panjang, menggunakan kaos kaki hitam. Korban mengalami luka robek pada pinggang kanan bagian bawah dan atas serta luka terbuka pada pelipis kanan di atas.
Sementara di lokasi kejadian, Polisi menemukan barang bukti topi, sepatu, sandal, dompet, uang kertas Malaysia, cas HP, jam tangan, botol parfum, botol bekas bahan bakar yang sudah meleleh, dan HP.
"Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa bersama Sat Reskrim Polresta Denpasar tengah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut dan para pelaku masih di buru," terang Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8540 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5894 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3697 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2530 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar