Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Truk Mundur di Tanjakan Abang, Pejalan Kaki Tewas
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kecelakaan tragis terjadi di jalur tanjakan wilayah Besang, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Sabtu (11/4/2026) malam.
Sebuah truk bermuatan pasir yang gagal menanjak dan mundur tak terkendali menabrak seorang pejalan kaki hingga meninggal dunia.
Korban diketahui bernama AA Mayun Yuniastuti (47), yang saat itu sedang berjalan di pinggir jalan. Ia tidak sempat menghindar ketika truk tiba-tiba bergerak mundur.
Kasat Lantas Polres Karangasem, I Gusti Agung Putu Maha Putra menjelaskan kronologi kejadian tersebut.
“Setibanya di lokasi, kendaraan tidak kuat menanjak karena beban muatan, sehingga mundur secara tiba-tiba,” ujarnya.
Truk dengan nomor polisi DK 8161 YH yang dikemudikan oleh Amos Ngongo Mawu (39) sebelumnya melaju dari arah selatan menuju utara dengan membawa muatan pasir.
Saat berada di tanjakan, kendaraan diduga tidak mampu menahan beban sehingga mundur tanpa kendali dan langsung menghantam korban yang berada di sisi kiri jalan.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut sempat memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke rumah sakit. Namun, akibat luka serius yang diderita, korban dinyatakan meninggal dunia.
Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami patah pada kaki kiri, luka terbuka di bagian perut, serta luka bengkak di wajah.
Sementara itu, sopir truk dan rekannya dilaporkan selamat tanpa mengalami luka, namun mengalami kerugian materiil akibat kejadian tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan