Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Maling Motor Beraksi Siang Bolong di Sesetan Terekam CCTV
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasus pencurian sepeda motor kembali marak di Bali. Kali ini, aksi pencurian terjadi di kawasan Sesetan, tepatnya di Jalan Gurita II Nomor 4, Denpasar Selatan, pada Sabtu (11/4/2026) sore.
Sepeda motor jenis Honda Scoopy dengan nomor polisi DK 2241 FBT milik seorang mahasiswa, Anak Agung Ngurah Dwi Narendra (21), dilaporkan hilang setelah diduga dicuri menggunakan kunci palsu.
Baca juga:
Curanmor Dominasi Kejahatan di Bali
Aksi pelaku terekam kamera CCTV dan sempat viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria mengenakan helm putih dan jaket lengan panjang datang ke lokasi. Pelaku kemudian menuntun sepeda motor korban tanpa menimbulkan kecurigaan.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Azel Arisandi menjelaskan, motor tersebut sebelumnya diparkir korban saat berkunjung ke rumah temannya.
Korban diketahui tidak mengunci stang sepeda motor saat memarkirkan kendaraannya. Sekitar pukul 18.30 Wita, saat hendak pulang, motor tersebut sudah tidak berada di lokasi.
“Motor korban hilang dicuri, korban hanya mendapati helm miliknya tergeletak di jalan,” ungkap Iptu Azel, Senin (13/4/2026).
Setelah kejadian, korban bersama warga sempat memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari hasil pengecekan, terlihat jelas sepeda motor dibawa oleh orang yang tidak dikenal.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta dan langsung melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan bukti rekaman CCTV untuk mengungkap identitas pelaku.
"Kami masih menyelidiki guna mengungkap identitas pelaku," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun