Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Terekam CCTV, Empat Bule Diduga Curi Jam Tangan di Living World Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aksi dugaan pencurian yang melibatkan warga negara asing (WNA) terjadi di pusat perbelanjaan Living World Denpasar. Satu unit jam tangan merek Zeko tipe SSB 446P1 buatan Jepang dilaporkan hilang dari toko The Watch Co pada Minggu (14/6/2026) malam.
Kasus tersebut kini dalam penyelidikan aparat kepolisian setelah aksi para pelaku terekam kamera pengawas (CCTV). Akibat kejadian itu, pihak toko mengalami kerugian sekitar Rp5,8 juta.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan berdasarkan keterangan dua karyawan toko, yakni Zaidatul (24) dan Kadek Susila Arya Putra (22), terdapat empat orang WNA yang datang ke toko pada saat kejadian.
Keempat WNA tersebut terdiri dari dua pria dan dua wanita yang awalnya berpura-pura sebagai calon pembeli dengan melihat berbagai koleksi jam tangan yang dipajang di etalase.
"Dua WNA perempuan mengalihkan perhatian karyawan dengan menanyakan harga jam dalam mata uang dolar Amerika Serikat. Sementara dua pria lainnya melihat-lihat koleksi jam yang tersedia di etalase," ujar Iptu Gede Adi, pada Jumat 19 Juni 2026.
Menurutnya, para WNA tersebut beberapa kali meminta ditunjukkan berbagai model jam tangan. Setelah beberapa saat berada di dalam toko, mereka kemudian meninggalkan lokasi tanpa melakukan transaksi pembelian.
Saat itu, karyawan toko tidak menaruh kecurigaan dan kembali melayani aktivitas penjualan seperti biasa. Namun keesokan harinya, saat dilakukan pengecekan inventaris oleh pemilik toko, satu unit jam tangan diketahui hilang dari tempat penyimpanan.
Pemilik toko kemudian melakukan pemeriksaan rekaman CCTV untuk memastikan penyebab hilangnya barang tersebut. Dari hasil pengecekan, salah satu pria WNA diduga terlihat mengambil jam tangan yang dipajang di etalase toko.
"Pemilik toko melaporkan kehilangan ke Polsek Denpasar Utara," bebernya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Denpasar Utara langsung mendatangi lokasi kejadian, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan rekaman CCTV sebagai bahan penyelidikan.
Polisi kini masih berupaya mengidentifikasi dan melacak keberadaan para terduga pelaku yang hingga saat ini belum berhasil diamankan.
"Masih dilakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan melacak terduga pelaku," pungkasnya.
Kasus ini menjadi perhatian karena diduga dilakukan secara terorganisir dengan modus mengalihkan perhatian pegawai toko untuk mempermudah aksi pencurian. Polisi mengimbau para pelaku usaha di pusat perbelanjaan untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperketat pengawasan terhadap barang-barang bernilai tinggi guna mencegah kejadian serupa terulang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3114 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1293 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 912 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 831 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 667 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun