Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
BMKG Prakirakan Puncak Musim Kemarau di Bali Juli-Agustus
BERITABALI.COM, BADUNG.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Bali meskipun sebagian besar daerah telah memasuki musim kemarau.
Hujan tercatat terjadi pada malam hingga pagi hari, Jumat (26/6/2026). Kondisi tersebut dipengaruhi oleh aktifnya Gelombang Rossby Ekuatorial yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan konvektif di wilayah Bali.
Selain itu, keberadaan massa udara basah yang terkonsentrasi mulai dari lapisan permukaan hingga lapisan 700 hPa atau sekitar 3.000 meter turut mendukung terbentuknya hujan di beberapa wilayah.
"Kondisi cuaca seperti ini masih normal," jelas, Prakirawan BBMKG Wilayah III Denpasar, Brian Eko Permadi, Jumat (26/6/2026) di Badung.
Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, hampir seluruh wilayah Bali kini telah memasuki musim kemarau. Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta menghilangkan peluang terjadinya hujan, terutama ketika terdapat gangguan atmosfer seperti Gelombang Rossby Ekuatorial.
"Berdasarkan analisis data model cuaca, masih terdapat potensi hujan ringan-sedang di wilayah Bali bagian tengah dan selatan pada malam hingga dini hari," ujarnya.
Brian menjelaskan Bali masih berada dalam periode musim kemarau dengan puncak musim diperkirakan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026.
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap menjaga kesehatan karena kondisi cuaca yang berubah-ubah. Warga juga disarankan menggunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan guna melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.
Selain itu, BMKG mengingatkan masyarakat umum, nelayan, serta pelaku wisata bahari agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tinggi gelombang laut yang berpotensi mencapai 2 meter atau lebih.
Wilayah perairan yang perlu diwaspadai meliputi Selat Badung, Selat Bali bagian selatan, Selat Lombok bagian selatan, serta Perairan Selatan Bali.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal media sosial resmi BMKG Bali agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi cuaca yang terjadi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2267 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1572 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1515 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun