Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Catut Nama Presiden Prabowo, Pelaku Modus Bansos Ditangkap di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Aksi dugaan penipuan berkedok pendataan bantuan sosial (bansos) dengan mencatut nama Presiden Prabowo Subianto berhasil digagalkan di Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana. Seorang pria asal Kabupaten Buleleng diamankan aparat setelah diduga menawarkan bantuan senilai Rp125 juta kepada warga.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (29/6/2026). Terduga pelaku mendatangi rumah warga dengan mengaku sebagai petugas Dinas Sosial yang sedang melakukan pendataan calon penerima bantuan. Untuk meyakinkan korbannya, ia mengklaim bantuan tersebut merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
Setelah korban mulai percaya, pelaku meminta uang sebesar Rp375 ribu. Dana itu disebut sebagai biaya administrasi untuk pembelian meterai dan map berstempel Dinas Sosial yang diklaim menjadi syarat pencairan bantuan.
Namun, warga yang didatangi mulai merasa curiga karena mekanisme pengajuan bantuan dinilai tidak lazim. Kecurigaan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat desa dan Bhabinkamtibmas Desa Pulukan.
Petugas bersama perangkat desa segera mendatangi lokasi dan mengamankan pria tersebut. Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke Polsek Pekutatan sebelum penanganan perkara dilimpahkan ke Satreskrim Polres Jembrana.
Informasi mengenai dugaan penipuan itu juga sempat viral di media sosial setelah diunggah oleh warga yang nyaris menjadi korban. Berkat laporan masyarakat, aksi pelaku berhasil dihentikan sebelum memakan lebih banyak korban.
Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, membenarkan pihaknya telah mengamankan terduga pelaku. Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap modus yang digunakan serta kemungkinan adanya aksi serupa di wilayah lain.
"Benar, terduga pelaku sudah diamankan. Kami masih melakukan pendalaman intensif terkait kasus ini. Untuk detailnya akan kami sampaikan dalam rilis resmi," ujar Kapolres, Selasa (30/6/2026).
Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gede Alit Darmana, mengatakan penyidik juga sedang menelusuri kemungkinan adanya korban lain. Berdasarkan informasi awal, sejumlah warga di Kecamatan Melaya diduga telah menjadi korban dengan total kerugian sekitar Rp500 ribu.
Polres Jembrana mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menawarkan bantuan pemerintah dengan meminta biaya administrasi maupun uang pendaftaran. Warga diminta segera melapor kepada aparat desa atau kepolisian apabila menemukan modus serupa agar tidak menjadi korban penipuan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8518 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5862 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3680 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2510 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar