Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Koster: Pertanian dan Pariwisata Bali Harus Tumbuh Bersama
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pembangunan sektor pertanian harus berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata berbasis budaya. Menurutnya, integrasi kedua sektor tersebut menjadi strategi penting agar petani tidak hanya berperan menjaga bentang alam Bali, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar.
Pernyataan itu disampaikan Gubernur Koster saat menerima audiensi Forum Komunikasi Fakultas Pertanian Wilayah Indonesia Timur di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Kamis (2/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana, I Putu Sudiarta, mengundang Gubernur Bali untuk menjadi keynote speaker pada Lokakarya dan Seminar Nasional Pertanian yang akan digelar pada 23 Juli 2026.
Kegiatan itu merupakan rangkaian Forum Komunikasi Fakultas Pertanian Wilayah Indonesia Timur yang meliputi seminar nasional, lokakarya, serta berbagai perlombaan mahasiswa. Sekitar 90 dekan fakultas pertanian beserta jajaran dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia Timur dijadwalkan hadir, dengan jumlah peserta mencapai sekitar 200 orang.
Menurut I Putu Sudiarta, tema integrasi pertanian dan pariwisata berbasis budaya dipilih karena sangat relevan dengan karakteristik Bali.
"Konsep budaya yang diintegrasikan dengan pertanian dan pariwisata seperti di Bali menjadi sangat penting. Karena itu kami berharap Bapak Gubernur berkenan menjadi keynote speaker," ujarnya.
Menanggapi undangan tersebut, Wayan Koster menegaskan bahwa pertanian tidak boleh hanya diposisikan sebagai pelengkap pembangunan sektor pariwisata. Menurutnya, selama ini banyak kawasan pertanian menjadi daya tarik wisata, namun manfaat ekonomi yang diterima petani masih belum optimal.
"Pertanian harus berjalan sejalan dengan pariwisata. Banyak fasilitas pariwisata yang mengeksploitasi keindahan kawasan pertanian. Selain sebagai penyangga ketahanan pangan, kawasan pertanian juga menjadi objek wisata alam. Karena itu harus dikemas dengan baik agar petani memperoleh manfaat. Kalau hanya dilindungi tanpa peningkatan pendapatan petani, itu tidak adil, apalagi kebutuhan hidup terus meningkat," kata Koster.
Ia menilai perlu dirancang konsep pembangunan yang menjadikan petani sebagai pelaku utama sekaligus penerima manfaat dari pengembangan pariwisata berbasis pertanian.
Selain itu, Koster menegaskan Bali memiliki keunggulan yang tidak dimiliki banyak daerah lain, yakni sistem pertanian yang menyatu dengan budaya, tradisi, dan kearifan lokal. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus terus diperkuat sebagai identitas sekaligus daya tarik Bali di mata dunia.
Gubernur Bali itu juga mengungkapkan bahwa konsep tersebut telah dipresentasikan dalam sebuah forum di London, termasuk mengenai Peraturan Daerah tentang Pertanian Organik yang disebutnya sebagai regulasi pertama dan satu-satunya di Indonesia.
"Di Bali, bertani bukan sekadar menanam. Ada upacara dan upakara yang mengiringi mulai dari pembibitan, pengairan hingga panen. Semua itu menjadi satu kesatuan budaya yang hanya dimiliki Bali," ujarnya.
Menurut Koster, kekayaan tradisi tersebut menjadikan sistem pertanian Bali memiliki nilai budaya, spiritual, dan sosial yang semakin mendapat perhatian dunia.
Ia menambahkan, di tengah perubahan global yang berlangsung sangat cepat, banyak negara mulai mencari kembali akar budaya dan identitasnya. Sementara Bali dinilai telah memiliki jati diri yang kuat sehingga tinggal mengembangkan dan memperkuat nilai-nilai tersebut.
"Kita di Bali tidak perlu lagi mencari jati diri karena sudah memilikinya sejak dahulu. Tinggal digali dan diperkuat kembali. Saya yakin Bali akan menjadi laboratorium studi dunia untuk kearifan lokal karena ilmu seperti ini hanya ada di Bali," kata Koster.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4563 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2366 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2019 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1629 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1068 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun