Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Teriak "Argentina Menang" Tengah Malam, Dua Kelompok Pemuda Bentrok di Kos Akasia Denpasar
beritabali/ist/Teriak "Argentina Menang" Tengah Malam, Dua Kelompok Pemuda Bentrok di Kos Akasia Denpasar.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Euforia merayakan kemenangan Argentina dalam acara nonton bareng (nobar) Piala Dunia berujung ricuh di sebuah rumah kos di Jalan Akasia XVI Gang Durian, Kecamatan Denpasar Timur, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 02.20 Wita. Keributan dipicu teriakan "Argentina Menang" yang disertai aksi menggeber sepeda motor hingga mengganggu penghuni kos yang sedang beristirahat.
Peristiwa tersebut bermula saat sekelompok pemuda pulang usai mengikuti nobar di kawasan Tukad Badung. Salah seorang di antaranya, Mecel, mengaku meluapkan kegembiraannya karena tim favoritnya meraih kemenangan.
Setibanya di depan rumah kos, kelompok tersebut menggeber sepeda motor sambil berteriak "Argentina menang". Aksi itu membuat sejumlah penghuni kos terbangun dan keluar untuk menegur karena waktu sudah larut malam.
Teguran tersebut justru memicu emosi salah satu pemuda yang diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Cekcok mulut pun tak terhindarkan hingga berujung aksi saling pukul dan lempar batu antar kedua kelompok.
Akibat perkelahian itu, beberapa orang dari kedua belah pihak mengalami luka memar di tubuh. Beruntung, aparat Polsek Denpasar Timur bersama pecalang setempat segera datang ke lokasi dan berhasil membubarkan keributan sebelum situasi semakin memburuk.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adhi Saputra Jaya, mengatakan keributan dipicu kesalahpahaman setelah salah satu kelompok ditegur karena membuat kegaduhan di tengah malam. "Akibatnya kamar kos tersebut jadi gaduh," ujar Iptu Gede Adhi Saputra Jaya, Rabu (8/7/2026).
Menurut keterangan saksi Mecel, dirinya bersama rekan-rekannya baru selesai menyaksikan pertandingan Piala Dunia di wilayah Tukad Badung. Karena senang tim favoritnya menang, mereka merayakan dengan mengendarai sepeda motor menuju tempat kos sambil berteriak.
Namun, penghuni kos yang sedang tidur merasa terganggu sehingga keluar dan meminta mereka menghentikan kegaduhan. Situasi memanas setelah salah satu teman Mecel tidak menerima teguran tersebut.
Sementara itu, salah seorang penghuni kos berinisial SD (21), warga asal Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, membenarkan bahwa dirinya bersama penghuni lain keluar setelah mendengar suara bising kendaraan dan teriakan dari luar kos.
Saat dilakukan pengecekan, mereka mendapati sekelompok pemuda dari kos di gang sebelah sedang menggeber sepeda motor. Teguran yang diberikan justru memicu pertengkaran hingga berujung baku hantam dan aksi saling lempar batu.
Setelah polisi, pecalang, dan warga datang melakukan mediasi, kedua kelompok akhirnya sepakat berdamai. Aparat kemudian meminta seluruh penghuni kembali ke kamar masing-masing agar situasi kembali kondusif.
"Penyebab keributan karena salah paham karena di tegur dan pengaruh alkohol. Kedua belah pihak sudah berdamai dan diminta kembali ke kamar kosnya masing-masing," pungkas Iptu Gede Adhi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5740 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2548 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan