Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 8 Juli 2026
Bedeng Proyek di Pecatu Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kebakaran melanda sebuah bangunan semi permanen berupa bedeng proyek di Jalan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 10.30 Wita. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp50 juta.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Sementara proses pemadaman berlangsung cukup lama karena keterbatasan sumber air di wilayah Badung Selatan.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan berdasarkan keterangan mandor proyek bernama Sopian, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 10.15 Wita saat seluruh pekerja sedang beraktivitas di area proyek.
Salah seorang pekerja melihat kepulan asap dari arah bedeng proyek dan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. "Setiba disana api sudah membesar," beber Iptu Gede Adhi.
Melihat kobaran api semakin membesar, para pekerja berupaya menyelamatkan barang-barang berharga milik mereka yang berada di dalam bedeng. Sebagian lainnya berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung.
Penanggung jawab bedeng proyek, Sri, mengaku saat kejadian dirinya sedang berada di luar lokasi. Ketika tiba di tempat kejadian, bangunan bedeng sudah dilalap api, sementara para pekerja masih berupaya mengendalikan kobaran api sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menegaskan penyebab kebakaran masih didalami oleh pihak kepolisian. Korban juga diarahkan untuk membuat laporan resmi ke Polsek Kuta Selatan, sedangkan pihak manajemen proyek akan melakukan pemeriksaan internal.
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami telah mengarahkan pihak korban untuk membuat laporan ke Polsek Kuta Selatan. Namun, pihak manajemen proyek akan melakukan pemeriksaan secara internal untuk langkah selanjutnya," ujar mantan Kanitreskrim Polsek Mengwi tersebut.
Sementara itu, Komandan Peleton (Danton) Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung, I Kadek Budana, mengatakan pihaknya mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani insiden tersebut.
Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar tiga jam 15 menit dengan menghabiskan sekitar 50.000 liter air. Lamanya penanganan dipengaruhi minimnya pasokan air di kawasan Badung Selatan.
Selain menghadapi keterbatasan debit air, petugas juga harus mengurai tumpukan triplek dan potongan kayu yang terbakar agar tidak memicu api kembali menyala.
"Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena sumber air di wilayah Badung Selatan terbatas. Selain debit air yang kecil, petugas juga harus mengurai tumpukan triplek dan potongan kayu yang terbakar agar api benar-benar padam," tandasnya kepada awak media.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3625 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1210 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1196 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1043 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun