Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 18 Juli 2026
QRIS BRI Permudah Transaksi Fruit Junkies di Denpasar
Penjualan Jus Capai 200 Cup per Hari
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemanfaatan layanan pembayaran digital melalui QRIS BRI semakin dirasakan manfaatnya oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Denpasar. Salah satunya adalah Fruit Junkies, usaha jus buah yang telah beroperasi selama sekitar 11 tahun dan kini mengandalkan QRIS BRI untuk mempercepat sekaligus mempermudah proses transaksi dengan pelanggan.
Pemilik Fruit Junkies, Satrio Utomo, mengungkapkan bahwa transaksi menggunakan QRIS BRI kini menjadi salah satu metode pembayaran yang paling banyak dipilih konsumen. Bahkan, nilai transaksi melalui QRIS mencapai lebih dari Rp2 juta setiap harinya.
"Kalau transaksi QRIS kurang lebih di atas Rp2 juta per hari," ujarnya, Kamis (16/7/2026).
Menurut Satrio, penggunaan QRIS BRI memberikan kemudahan karena setiap pembayaran langsung masuk ke rekening usaha. Dengan sistem tersebut, ia tidak lagi harus sering datang ke bank untuk menyetorkan hasil penjualan secara tunai.
"Jauh lebih memudahkan transaksi. Saya juga tidak perlu sering ke bank untuk setor uang," katanya.
Ia menjelaskan, uang tunai yang diterima dari pelanggan biasanya langsung dimanfaatkan untuk membeli bahan baku di pasar. Dalam sehari, Fruit Junkies mampu menjual sekitar 200 cup jus buah kepada pelanggan.
Saat ini, komposisi pembayaran tunai dan non-tunai di Fruit Junkies masih relatif seimbang, masing-masing sekitar 50 persen. Namun, pada awal bulan, penggunaan QRIS cenderung meningkat dibandingkan transaksi tunai.
"Kalau tanggal muda biasanya lebih banyak yang pakai QRIS," ujarnya.
Selain mempermudah transaksi, Satrio juga mengaku layanan perbankan dari BRI membantu pelaku usaha memperoleh akses layanan keuangan yang lebih mudah.
"Kalau untuk akses layanan, sangat membantu," katanya.
Fruit Junkies merupakan usaha jus buah yang dirintis dari penjualan jus alpukat menggunakan bahan baku yang didatangkan dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Seiring berkembangnya usaha, kini tersedia berbagai pilihan jus buah seperti mangga, sirsak, stroberi, hingga buah musiman lainnya.
Untuk memenuhi permintaan pelanggan, Fruit Junkies mengolah sekitar 40 kilogram alpukat matang setiap hari. Pasokan buah diperoleh dari Bali dan NTT sehingga ketersediaan bahan baku tetap terjaga sepanjang tahun.
Pemanfaatan QRIS BRI menjadi salah satu faktor yang mendukung kelancaran operasional usaha tersebut. Selain memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam bertransaksi, pembayaran digital juga membantu pelaku usaha mengelola arus kas secara lebih praktis, cepat, dan efisien.
Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya, mengatakan QRIS BRI merupakan solusi pembayaran digital yang memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan daya saing usaha di era digital.
"QRIS BRI tidak hanya menghadirkan kemudahan transaksi bagi konsumen, tetapi juga membantu pelaku UMKM menjalankan usaha dengan lebih efisien, aman, dan modern. Melalui satu kode QR, merchant dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi perbankan maupun dompet digital yang telah terhubung dengan QRIS, sehingga transaksi menjadi lebih praktis dan cepat," ujar Hery Noercahya.
Menurut Hery, penggunaan QRIS juga mempercepat digitalisasi UMKM karena mampu mengurangi ketergantungan terhadap transaksi tunai, mempercepat proses pembayaran, serta meningkatkan kenyamanan pelanggan. Seluruh transaksi juga tercatat secara digital sehingga memudahkan pelaku usaha melakukan monitoring dan pengelolaan keuangan.
"Kami melihat semakin banyak UMKM yang merasakan manfaat digitalisasi pembayaran. Dengan transaksi yang cepat, aman, dan terdokumentasi dengan baik, pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan bisnis serta memberikan layanan terbaik kepada pelanggan," tambahnya.
Di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur yang menjadi cakupan kerja BRI Region 17 Denpasar, BRI terus mendorong adopsi QRIS melalui edukasi, pendampingan, serta kemudahan pendaftaran merchant. Selain itu, BRI menghadirkan ekosistem digital melalui aplikasi BRIMerchant yang membantu pelaku usaha memantau transaksi sekaligus menerima berbagai metode pembayaran secara lebih mudah.
Hery menegaskan BRI akan terus berkomitmen mendukung pemberdayaan UMKM melalui inovasi layanan digital guna memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
"BRI percaya UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Karena itu, kami akan terus menghadirkan solusi digital yang relevan agar pelaku UMKM semakin naik kelas, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dan memiliki daya saing yang semakin kuat," tutup Hery.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3715 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1395 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1332 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1261 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1099 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun