Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Tiga Pasar Tradisional di Karangasem Ditata, Pemkab Alokasikan Anggaran Rp850,4 Juta
beritabali/ist/Tiga Pasar Tradisional di Karangasem Ditata, Pemkab Alokasikan Anggaran Rp850,4 Juta.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) mulai melakukan penataan terhadap tiga pasar tradisional pada tahun 2026. Program ini bertujuan memperbaiki fasilitas pasar yang mengalami kerusakan sekaligus meningkatkan kenyamanan pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di pasar.
Tiga pasar yang menjadi sasaran penataan yakni Pasar Menanga, Pasar Amlapura Barat, dan Pasar Hewan Bebandem. Total anggaran yang disiapkan untuk proyek tersebut mencapai Rp850,4 juta.
Kepala Bidang Perdagangan Diskoperindag Karangasem, I Wayan Wisma, menjelaskan alokasi anggaran untuk masing-masing pasar meliputi Pasar Menanga sebesar Rp379,6 juta, Pasar Amlapura Barat Rp374,3 juta, serta Pasar Hewan Bebandem Rp99,5 juta.
"Pasar Menanga mengalami kerusakan parah akibat terbakar beberapa tahun lalu, sehingga dilakukan perbaikan terhadap los dan kios beberapa pedagang," ujar Wisma, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, kondisi Pasar Menanga menjadi salah satu prioritas karena kerusakan akibat kebakaran telah mengganggu aktivitas perdagangan dalam beberapa tahun terakhir. Perbaikan diharapkan mampu mengembalikan fungsi pasar secara optimal.
Selain Pasar Menanga, pemerintah juga melakukan penataan di Pasar Amlapura Barat. Sejumlah los yang selama ini digunakan pedagang dinilai sudah mengalami kerusakan sehingga memerlukan renovasi agar lebih layak dan nyaman digunakan.
Tidak hanya memperbaiki fasilitas yang ada, penataan di Pasar Amlapura Barat juga bertujuan menambah kapasitas los untuk mengakomodasi pedagang yang selama ini belum memiliki tempat berjualan tetap.
"Selain akan digunakan oleh sekitar 15 pedagang lama, penataan los tersebut juga untuk menambah beberapa pedagang. Sehingga para pedagang yang sebelumnya berjualan di luar yang belum memiliki tempat bisa menempati los yang akan disediakan nantinya," jelasnya.
Sementara itu, perbaikan di Pasar Hewan Bebandem difokuskan pada los panjang yang mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon, sehingga fasilitas tersebut dapat kembali dimanfaatkan oleh para pedagang dan masyarakat.
"Untuk yang di Pasar Hewan Bebandem penataan kami lakukan pada los panjang yang sebelumnya rusak akibat tertimpa pohon," katanya.
Diskoperindag Karangasem menargetkan seluruh proses penataan ketiga pasar tersebut selesai pada September 2026. Dengan selesainya proyek ini, para pedagang diharapkan dapat kembali menempati kios dan los yang telah diperbaiki sehingga aktivitas perdagangan di pasar tradisional Karangasem menjadi lebih nyaman, tertata, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5678 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2527 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2191 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan