Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 20 Juli 2026
Atap SDN 1 Anturan Ambruk, Siswa Pindah Belajar ke SDN 3 Anturan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Atap salah satu ruang kelas di SDN 1 Anturan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, ambruk akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk. Demi menjamin keselamatan siswa, kegiatan belajar mengajar untuk sementara dipindahkan ke SDN 3 Anturan mulai Selasa (21/7/2026).
Ruang kelas yang mengalami kerusakan merupakan ruang kelas VI. Beruntung, insiden yang terjadi pada akhir Juni 2026 tersebut berlangsung saat masa libur sekolah sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, mengatakan kondisi bangunan dinilai tidak lagi aman digunakan karena konstruksi atap saling terhubung dengan ruang lainnya.
Baca juga:
Hujan Deras, Atap Sekolah di Tabanan Jebol
"Yang jebol atap ruang kelas VI. Namun karena konstruksi satu atap menyatu dengan bangunan lainnya, kondisi itu dinilai membahayakan apabila tetap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar," ujarnya, Minggu (19/7).
Menurut Surya Bharata, setelah menerima laporan dari pihak sekolah, Disdikpora Buleleng segera melakukan koordinasi untuk memastikan proses pembelajaran tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek keselamatan peserta didik.
"Untuk sementara kegiatan belajar mengajar dipindahkan agar anak-anak tetap bisa belajar dalam kondisi yang aman," katanya.
Seluruh siswa SDN 1 Anturan akan menjalani proses pembelajaran di SDN 3 Anturan yang berjarak sekitar 500 meter dari sekolah asal. Selama masa pemindahan, kegiatan belajar akan menerapkan sistem dua shift. Siswa SDN 3 Anturan tetap mengikuti pembelajaran pada pagi hari, sedangkan siswa SDN 1 Anturan dijadwalkan belajar pada siang hari.
Sebelum proses pembelajaran dipindahkan, area yang terdampak ambruk akan dibersihkan terlebih dahulu. Sementara itu, ruang guru dan perpustakaan SDN 1 Anturan masih tetap difungsikan untuk pelayanan administrasi sekolah.
Surya Bharata mengungkapkan bahwa kondisi bangunan SDN 1 Anturan sebenarnya telah masuk dalam usulan program revitalisasi. Namun hingga saat ini sekolah tersebut belum menjadi prioritas dalam program rehabilitasi dari pemerintah pusat.
"Secara fisik dan ekonomi bangunan terus kami pantau. Sebelum kejadian ini memang sudah masuk usulan revitalisasi, tetapi belum menjadi prioritas pusat," jelasnya.
Pasca kejadian, laporan mengenai kondisi sekolah langsung disampaikan kepada Bupati Buleleng sebagai dasar penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna yang meninjau langsung lokasi memastikan pemerintah daerah akan memprioritaskan perbaikan bangunan SDN 1 Anturan melalui APBD Perubahan Tahun 2026.
"Ini akan kami dianggarkan di APBD Perubahan karena kondisinya sudah membahayakan. Jangan sampai nanti saat musim hujan terjadi keruntuhan lagi," tegasnya.
Selama proses renovasi berlangsung, kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan di SDN 3 Anturan agar seluruh siswa SDN 1 Anturan dapat mengikuti pembelajaran dengan aman dan nyaman tanpa mengganggu proses pendidikan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3747 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1429 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1368 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1361 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1283 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun