Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 23 Juli 2026
BRI Life Gandeng Bali International Hospital Perkuat Ekosistem Layanan Kesehatan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
PT Asuransi BRI Life dan Bali International Hospital (BIH) memperkuat kolaborasi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai langkah strategis membangun ekosistem layanan kesehatan dan asuransi yang semakin terintegrasi di Indonesia, khususnya kawasan timur.
Kerja sama tersebut tidak hanya memperluas akses layanan kesehatan bagi pemegang polis, tetapi juga mempertegas posisi Bali sebagai salah satu pusat pengembangan industri kesehatan berstandar internasional melalui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur.
Penandatanganan MoU dihadiri Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, Komisaris Utama BRI Life M. Syafri Rozi beserta jajaran Komisaris dan Direksi BRI Life. Dari pihak Bali International Hospital hadir President Director & Chief Executive Officer Dr. Noel Yeo, Director of Finance & Human Capital Dr. Efendi Susana, Chief Operating Officer Wallace Wong, serta Hospital Director Dr. Sheira Aurani.
Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang semakin mudah diakses sekaligus memberikan kepastian perlindungan bagi masyarakat.
"Kolaborasi dengan Bali International Hospital ini mencerminkan visi BRI Life untuk bersama-sama menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, andal, dan berpusat pada kebutuhan setiap pasien".
Ia menambahkan kerja sama tersebut juga memperkuat sinergi antara perlindungan finansial melalui asuransi dengan layanan kesehatan yang terintegrasi.
"Kerja sama ini bertujuan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang terintegrasi, di mana pasien akan mendapatkan layanan medis berkualitas didukung oleh solusi asuransi yang efisien. Dengan demikian, pasien beserta keluarga dapat sepenuhnya fokus pada proses pemulihan," imbuhnya.
Direktur Operasional BRI Life Andrew Bain menjelaskan ruang lingkup kerja sama mencakup akses layanan kesehatan bagi pemegang polis, sistem rujukan terintegrasi, layanan kesehatan non tunai (cashless), utilization management, hingga peningkatan kualitas pelayanan bagi nasabah.
Menurut Andrew, kemitraan tersebut menjadi bagian dari strategi managed care BRI Life untuk meningkatkan efisiensi layanan medis melalui kerja sama dengan rumah sakit mitra.
“Kemitraan ini akan mendukung strategi managed care BRI Life yang berfokus pada efisiensi dan optimalisasi layanan medis, yang diwujudkan melalui kerja sama dengan mitra rumah sakit”.
BIH dipilih sebagai mitra layanan kesehatan di wilayah Indonesia Timur karena lokasinya yang berada di Bali dan dinilai strategis sebagai rumah sakit rujukan bagi sekitar 36.719 peserta BRI Life yang tersebar di Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Papua.
Selain faktor geografis, rumah sakit yang berada di KEK Kesehatan Sanur tersebut juga telah menjalin kemitraan dengan sejumlah institusi kesehatan internasional, seperti Icon Cancer Centre, Sapporo Cardiovascular Clinic, Innoquest Laboratories, dan SingHealth. Kolaborasi tersebut dinilai memperkuat daya saing Bali sebagai destinasi layanan kesehatan berstandar global.
BRI Life juga mencatat tren positif pemanfaatan layanan BIH oleh pemegang polis. Hingga 2026, jumlah klaim yang menggunakan BIH sebagai rumah sakit rujukan meningkat sekitar 56 persen, sementara nilai klaim tumbuh sekitar 344 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan nasabah terhadap layanan kesehatan BIH sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis BRI Life dalam pengembangan layanan kesehatan di Indonesia Timur.
Bali International Hospital sendiri merupakan rumah sakit internasional yang berlokasi di KEK Kesehatan Sanur, Denpasar. Rumah sakit ini memiliki kapasitas 255 tempat tidur, fasilitas ICU, HCU, NICU, PICU, LDS, delapan ruang operasi, serta empat laboratorium kateterisasi (cath lab) untuk mendukung berbagai layanan spesialis.
President Director Bali International Hospital Dr. Noel Yeo mengatakan kolaborasi dengan BRI Life menjadi langkah penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas.
“Kemitraan dengan BRI Life merupakan langkah strategis dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. Melalui kolaborasi ini, kami berharap pemegang polis BRI Life dapat memperoleh pengalaman layanan yang lebih terintegrasi, mulai dari proses administrasi hingga pelayanan medis yang aman, nyaman, dan berstandar internasional.” tegas Noel.
Ia menambahkan sinergi antara penyedia layanan kesehatan dan perusahaan asuransi merupakan bagian penting dalam membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan.
“Di Bali International Hospital, kami percaya bahwa kolaborasi antara penyedia layanan kesehatan dan mitra asuransi merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem kesehatan yang lebih berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan pasien.” tutup Dr Noel Yeo.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3798 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1466 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1454 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1402 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1306 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun