Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Karangasem Rencanakan Pinjaman Rp100 Miliar untuk Infrastruktur

Senin, 10 Agustus 2026, 22:39 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Karangasem Rencanakan Pinjaman Rp100 Miliar untuk Infrastruktur.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Pemerintah Kabupaten Karangasem mulai mematangkan rencana pinjaman daerah sebesar Rp100 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI). Dana tersebut ditargetkan untuk mendukung pembiayaan pembangunan infrastruktur pada 2027.

Rencana pinjaman daerah ini mendapat perhatian DPRD Karangasem. Kalangan legislatif mendorong agar pengajuan pinjaman memiliki landasan regulasi yang jelas melalui Peraturan Daerah (Perda).

Kepala Bappeda Karangasem, I Gusti Bagus Widiantara, membenarkan adanya dorongan tersebut saat ditemui, Senin (10/8/2026).

Menurut Widiantara, saat ini tidak terdapat ketentuan yang mengharuskan pemerintah daerah membuat Perda dalam proses pengajuan pinjaman. Hal tersebut berbeda dengan pinjaman yang pernah dilakukan Pemkab Karangasem sebelumnya, ketika terdapat regulasi yang mengharuskan pembentukan Perda.

“Tidak ada ketentuan yang mengharuskan untuk membuat perda. Namun, kalau memang disepakati untuk membuat, maka kami di eksekutif akan menyiapkan rancangannya. Tetapi karena waktu yang sudah mepet, tentu dengan catatan agar dikawal bersama dan bisa dikebut proses pembahasannya,” ujarnya.

Rp100 Miliar untuk Tiga Sektor

Pinjaman daerah tersebut direncanakan direalisasikan pada 2027 dan saat ini masih dalam tahap pembahasan. Nilainya ditetapkan sekitar Rp100 miliar berdasarkan hasil pembahasan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Karangasem.

Dari total rencana pinjaman tersebut, sekitar Rp20 miliar diproyeksikan untuk pembangunan infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Kemudian sekitar Rp30 miliar diarahkan untuk peningkatan sarana dan prasarana RSUD Karangasem. Sementara Rp50 miliar lainnya direncanakan untuk pembangunan maupun perbaikan jalan yang tersebar di delapan kecamatan.

Widiantara menegaskan, anggaran sektor jalan akan diarahkan pada ruas-ruas yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan segera. Prioritas juga mempertimbangkan akses yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi, termasuk kawasan pariwisata dan akses menuju kawasan galian C.

“Yang penting jalan-jalan yang memang kondisinya rusak dan harus diperbaiki. Ini juga berdampak terhadap ekonomi, misalnya jalan menuju akses pariwisata, termasuk akses ke galian C yang juga banyak kondisinya rusak,” terangnya.

BPD Bali Jadi Opsi

Mengenai rencana sumber pinjaman, pembahasan sementara lebih mengarah ke Bank BPD Bali. Pertimbangannya antara lain bunga yang dinilai lebih rendah, skema pinjaman yang hampir sama serta hubungan permodalan antara Pemkab Karangasem dan bank tersebut.

"Tetapi semua masih dalam tahap pembahasan. Sementara mengarah ke BPD Bali," tutupnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami