Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
High Season, Hunian Hotel Karangasem Justru Turun 20 Persen
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Tingkat hunian hotel di Kabupaten Karangasem mengalami penurunan pada Juli hingga Agustus 2026. Kondisi ini menjadi perhatian pelaku pariwisata karena periode tersebut biasanya masuk musim ramai atau high season kunjungan wisatawan.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Karangasem, I Wayan Kariasa, mengatakan rata-rata tingkat hunian hotel saat ini berada di kisaran 60 hingga 70 persen. Angka tersebut turun sekitar 15 hingga 20 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Untuk Juli dan Agustus yang merupakan high season, rata-rata hunian berada di 60 sampai 70 persen. Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, turun sekitar 15 sampai 20 persen,” ujar Kariasa, Jumat (21/8/2026).
Kariasa mengatakan penurunan tingkat hunian hotel tidak terlepas dari kondisi global yang masih belum stabil. Konflik dan perang di sejumlah wilayah dunia dinilai turut menciptakan ketidakpastian terhadap perjalanan wisatawan, termasuk penerbangan internasional.
Situasi tersebut membuat sebagian wisatawan menunda perjalanan atau mempertimbangkan kembali rencana liburan mereka.
Selain faktor geopolitik, momentum Piala Dunia juga disebut ikut memengaruhi pola perjalanan wisatawan. Sebagian wisatawan dinilai memilih mengalokasikan waktu dan anggaran untuk mengikuti perhelatan olahraga tersebut.
“Situasi global juga berpengaruh. Terjadinya perang menghambat penerbangan dan menimbulkan ketidakpastian,” jelasnya.
Penurunan aktivitas pariwisata juga dirasakan di kawasan Candidasa. Selain faktor global, kondisi tersebut turut dipengaruhi proyek konservasi atau penataan pantai yang sedang berlangsung.
Aktivitas proyek serta kondisi di sekitar kawasan pantai menjadi perhatian pelaku usaha pariwisata karena berpotensi memengaruhi kenyamanan dan aktivitas wisatawan di kawasan tersebut.
Meski tingkat hunian hotel mengalami penurunan, PHRI Karangasem berharap kondisi tersebut tidak berlangsung dalam waktu panjang.
Pelaku pariwisata berharap membaiknya situasi global, selesainya berbagai pekerjaan infrastruktur dan konservasi, serta kembali normalnya aktivitas wisata dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Karangasem.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1477 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1241 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 693 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 582 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 552 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung