Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Progres PSEL Bali: PBG Terbit, PDAM Denpasar Siapkan Pasokan 50 Kubik per Hari

Jumat, 21 Agustus 2026, 22:43 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Progres PSEL Bali: PBG Terbit, PDAM Denpasar Siapkan Pasokan 50 Kubik per Hari.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pemerintah Kota Denpasar memastikan sejumlah persyaratan dasar pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali telah dipenuhi. Setelah menerbitkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Pemkot Denpasar juga menyiapkan pasokan air untuk menunjang pembangunan fasilitas pengolahan sampah tersebut.

Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Kamis (20/8), mengatakan persiapan dari sisi perizinan telah dilakukan setelah groundbreaking proyek PSEL pada 8 Juli 2026. Salah satu dokumen yang telah diterbitkan Pemkot Denpasar yakni PBG sebagai persyaratan pembangunan.

"Kewajiban kami dari Pemerintah Kota Denpasar sudah mengeluarkan PBG untuk perizinan,” kata Jaya Negara.

Selain perizinan, Pemkot Denpasar melalui Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma juga memastikan kebutuhan air untuk pembangunan PSEL dapat dipenuhi. Yang kedua, dari sisi PDAM untuk menyuplai kebutuhan air juga sudah dsiapkan.

Di sisi lain, pengelola PSEL saat ini mengajukan usulan amendemen teknis yang diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan pekerjaan konstruksi di lapangan. Jaya Negara menegaskan Pemkot Denpasar siap memfasilitasi usulan tersebut selama berkaitan dengan upaya mempercepat realisasi pembangunan PSEL.

“Dari pihak PSEL memang ada permohonan sedikit amendemen agar bisa mempercepat pelaksanaan pekerjaan dan memulainya. Bagi kami, selama tujuannya untuk percepatan, tentu kami dukung,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap proyek tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar juga telah menerbitkan surat keterangan resmi. Surat tersebut menegaskan proses perizinan sedang berjalan dan siap ditindaklanjuti untuk mendukung tahapan fisik pembangunan PSEL.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma atau PDAM Kota Denpasar, I Putu Yasa mengatakan kebutuhan air untuk pembangunan PSEL diperkirakan mencapai 50 meter kubik per hari.

Menurutnya, Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma telah menyiapkan pasokan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Namun, kebutuhan air diperkirakan bertambah ketika fasilitas PSEL memasuki tahap operasional.

"Untuk distribusi air ke lokasi pembangunan, pihaknya akan memanfaatkan jaringan pipa yang sudah tersedia menuju kawasan Pelabuhan Benoa," akunya.

Yasa memastikan penyediaan air untuk PSEL tidak akan mengganggu pelayanan kepada pelanggan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma.

Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan air sekaligus menjaga keandalan distribusi, pengembangan jaringan disiapkan dari reservoir yang berada di kawasan Tukad Bilok.

Reservoir tersebut dibangun Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Pengembangan jaringan nantinya dilakukan bersamaan dengan pengadaan pompa booster oleh UPT PAM Provinsi Bali.

"Pompa booster dipasang, kami juga akan memasang pipa kurang lebih 750 meter. Itu dilakukan tahun ini,” kata Yasa.

Pemasangan pipa tersebut juga diarahkan untuk mencegah gangguan distribusi air menuju Serangan sekaligus menjadi bagian dari persiapan memenuhi kebutuhan air PSEL.

Dengan kesiapan perizinan, infrastruktur dasar, dan dukungan pasokan air, pembangunan PSEL di Denpasar kini mendapat dukungan fasilitas dasar untuk melanjutkan tahapan pekerjaan sesuai rencana.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/maw



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami