Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pengangguran di Badung Turun Jadi 1,57 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026, 11:13 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Diskominfo Badung/Pengangguran di Badung Turun Jadi 1,57 Persen.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Badung turun dari 2,72 persen menjadi 1,57 persen pada 2026. Penurunan ini disebut didorong pemulihan ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Badung, Drs. Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, mengatakan penurunan TPT menunjukkan membaiknya aktivitas ekonomi di wilayah Badung.

"Data makroekonomi terbaru menunjukkan TPT kita turun drastis ke angka 1,57 persen karena aktivitas ekonomi daerah sudah pulih sepenuhnya. Penurunan ini menempatkan Badung sebagai salah satu wilayah dengan tingkat pengangguran terendah," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Badung, Drs. Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, Rabu (21/10/2026).

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Disperinaker Badung mencatat penyaluran tenaga kerja sebanyak 726 orang. Dari jumlah tersebut, 601 orang ditempatkan di luar negeri dan 125 orang bekerja di dalam negeri.

"Sepanjang delapan bulan pertama tahun ini, kami sudah menyalurkan total 726 pekerja yang terdiri atas 508 laki-laki dan 218 perempuan. Dari jumlah itu, penempatan luar negeri paling mendominasi yaitu mencapai 601 orang, sementara penempatan dalam negeri sebanyak 125 orang," ujar Ngurah Rai.

Berdasarkan data pendaftaran calon pekerja migran Indonesia (CPMI), tercatat 276 orang yang terdiri dari 179 laki-laki dan 97 perempuan. Sementara itu, penempatan tenaga kerja tertinggi sepanjang periode tersebut terjadi pada April 2026, dengan jumlah 210 orang.

"Untuk pendaftaran calon pekerja migran tercatat ada 276 orang, di mana 179 orang laki-laki dan 97 orang perempuan. Tren penyaluran tenaga kerja paling tinggi terjadi di bulan April lalu yang mencapai 210 orang dalam satu bulan," ucapnya.

Pariwisata Masih Jadi Penyerap Tenaga Kerja Utama

Sektor pariwisata, terutama perhotelan, restoran, dan katering, masih menjadi penyerap tenaga kerja utama di Kabupaten Badung. Sektor perdagangan, jasa transportasi dan hiburan, serta industri kreatif dan pengolahan pangan juga berkontribusi terhadap pembukaan lapangan kerja.

"Pariwisata di kawasan Badung selatan memang masih jadi penggerak utama dalam membuka lapangan kerja. Selain pariwisata, sektor perdagangan, jasa transportasi dan hiburan, serta industri kreatif pangan juga menyerap banyak tenaga kerja," kata mantan Kadis Perhubungan Badung itu.

Untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja, Disperinaker Badung rutin menggelar bursa kerja atau job fair. Kegiatan ini mempertemukan pencari kerja, termasuk lulusan sekolah dan perguruan tinggi, dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

" Kami rutin menggelar job fair untuk mempertemukan lulusan sekolah atau kampus lokal langsung dengan pihak manajemen perusahaan. Momentum May Day juga kami manfaatkan untuk menjaga iklim kerja tetap kondusif antara serikat buruh dan pengusaha," tuturnya.

Selain bursa kerja, pemerintah daerah mengadakan pelatihan keterampilan, antara lain mekanik sepeda motor konvensional dan listrik selama 40 hingga 42 hari menggunakan dana APBD. Pelatihan manajemen wirausaha kuliner juga diberikan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membuka usaha.

"Pelatihan mekanik motor konvensional dan listrik kami gelar selama 40 sampai 42 hari menggunakan dana APBD Badung. Kami juga berikan pelatihan manajemen wirausaha kuliner agar tenaga kerja lokal punya kompetensi tinggi," beber dia.

Menurut hasil evaluasi Disperinaker Badung, sekitar 80 persen alumni pelatihan berhasil bekerja di industri atau membuka usaha mandiri. Sertifikasi kompetensi menjadi salah satu modal untuk meningkatkan daya saing lulusan.

"Evaluasi kami mencatat sekitar 80 persen lulusan pelatihan langsung diserap industri atau berhasil membuka usaha sendiri. Sertifikat kompetensi yang mereka pegang menjadi modal penting untuk bersaing," jelasnya.

Badung Targetkan 70 Persen Tenaga Kerja Lokal

Pemkab Badung juga mendorong penyerapan tenaga kerja lokal melalui perjanjian kerja sama dengan pelaku usaha. Dalam kebijakan tersebut, hotel dan restoran baru didorong memenuhi komitmen penyerapan minimal 70 persen pekerja ber-KTP Badung. Program magang industri juga diarahkan agar peserta memiliki peluang direkrut sebagai karyawan tetap.

"Kami buat kesepakatan dengan swasta agar hotel dan restoran baru di Kuta, Nusa Dua, hingga Canggu wajib menyerap minimal 70 persen pekerja lokal Badung. Kami juga jalankan program magang industri yang langsung terhubung ke rekrutmen pegawai tetap," terang Ngurah Rai.

Ke depan, Disperinaker Badung akan menyesuaikan kurikulum pelatihan dengan kebutuhan keahlian digital dan ekonomi hijau. Pemerintah daerah juga menargetkan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan mencapai 59,80 persen.

"Ke depan kurikulum pelatihan kami arahkan ke teknologi kendaraan listrik dan manajemen pariwisata berkelanjutan. Perlindungan jaminan sosial pekerja rentan lewat APBD juga kami naikkan targetnya sampai 59,80 persen," terangnya.

Disperinaker Badung juga menyiapkan stimulus modal kerja dan pendampingan bisnis bagi lulusan pelatihan yang ingin berwirausaha. Program ini diarahkan untuk mendorong masyarakat lokal tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja baru.

"Lulusan pelatihan yang mau berwirausaha kami berikan bantuan modal kerja dan pendampingan bisnis. Tujuannya agar warga Badung tidak cuma mencari kerja, tapi juga bisa membuka lapangan kerja baru," pungkas Ngurah Rai.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Diskominfo Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami