Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
1 Keluarga Bentrok, 10 Orang Luka Ringan dalam Sengketa Lahan
BERITABALI.COM, NTB.
Lantaran masalah sengketa lahan, dua kelompok keluarga di Desa Landah, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah terlibat bentrok pada Selasa malam (13/4).
Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho SIK mengatakan, peristiwa bentrok atau perkelahian antara dua kelompok keluarga, dilatar belakangi permasalahan lama yaitu sengketa lahan.
“Kejadian tadi malam itu bukan penyerangan atau perang kampung, ini murni masalah sengketa lahan. Karena kedua belah pihak masih ada hubungan keluarga,” kata Kapolres Esty Setyo Nugroho di Praya, Rabu (14/4).
Kapolres menjelaskan, salah satu pelaku inisial AW alias KH, yang berada dari pihak selatan sebelum kejadian, melakukan kebut-kebutan. Menggunakan sepeda motor sambil teriak-teriak, sehingga memancing pihak utara untuk keluar.
Setelah pihak utara keluar ke jalan, pihak keluarga AW atau KH yang dari selatan merespon balik dan keluar. Sambil membawa senjata tajam dan melakukan pelemparan ke arah rumah pihak keluarga.
“Akibat kejadian itu, sekitar 10 orang dari pihak selatan maupun utara yang menjadi korban dan mengalami luka-luka ringan,” ujarnya.
Mengetahui peristiwa itu, personel dari Polres dan Polsek melakukan pengamanan di sekitar lokasi. Serta melakukan upaya penggalangan bersama tokoh masyarakat terhadap kedua belah pihak.
“Kita lakukan pendekatan bersama tokoh-tokoh terhadap kedua belah pihak, untuk mengantisipasi konflik yang berkelanjutan,” jelasnya.
Lanjut Kapolres, terkait perkara sengketa lahan yaitu laporan pengerusakan atau penggeregahan yang dilaporkan oleh salah satu pihak, Polres Lombok Tengah sendiri sudah melakukan proses terhadap laporan tersebut. Bahkan saat ini dalam proses penetapan tersangka.
“Karena masih ada hubungan keluarga, kita pernah beberapa kali melakukan upaya perdamaian antara keduanya, namun sampai saat ini belum ada titik temu,” lanjut Esty.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6041 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2366 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan