Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
10.000 Lontar Kuno Akan Didigitalisasi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bali kini sedang berupaya melakukan penyelamatan karya-karya sastra dan budaya yang tertuang dalam lontar melalui proses digitalisasi.
Tercatat 10.000 lontar kuno akan didigitalisasi pada tahun ini. Dimana 10.000 lontar yang digitalisasi tersebut sebagian besar isinya berupa cerita Ramayana, Usadha (teknik pengobatan) dan filsafat kehidupan.
Dalam proses digitalisasi ini pemerintah provinsi Bali menggandeng guru besar dari Wesleyan university Prof. Ron Jenkins.
Kepala Dinas Kebudayaan Bali Ketut Suastika pada keterangannya di Renon, Kamis (13/1) mengungkapkan upaya digitalisasi ini juga merupakan upaya untuk memperkenalkan karya-karya sastra Bali ke dunia internasional.
"Sehingga nanti pengetahuan yang tersimpan itu bisa terpublikasi, sehingga bisa dimanfaatkan secara baik. Dengan adanya digital tujuannya hanya untuk mengamankan karena lontar yang ditulis diatas daun lontar kan ketahanannya ada batasan tertentu," jelasnya.
Suastika menyatakan proses digitalisasi ini menurut rencana juga disertai dengan penterjemahan dalam 3 bahasa yaitu Bali, Indonesia dan Inggris.
Selain itu hasil digitalisasi dan terjemahan akan ditampilkan dalam versi online.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5485 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3474 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2307 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1110 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan