Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
10.500 Turis Tiongkok Siap Serbu Bali
Selasa, 7 Juni 2016,
07:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Pada liburan pertengahan tahun ini Juni-Juli 2016, sudah ada 10.500 turis dari Negeri Tirai Bambu yang bersiap-siap bersenang-senang di Bali. Bandar Udara Internasional Ngurah Rai pun tengah bersiap menyambut tamu-tamu wisman dari China itu.
"Kami terus antisipasi semua lini. Yang sekarang sedang berjalan adalah turis Tiongkok sebanyak 10.500 orang, angkanya makin mendominasi," papar General Manajer PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Trikora Harjo, akhir pekan lalu.
Menurut dia, kedatangan wisatawan dari Negeri Panda itu ditangani salah satu biro perjalanan. Wisatawan dari negeri Panda tersebut dijadwalkan menumpang maskapai penerbangan dengan jadwal reguler dan penerbangan carter atau tidak berjadwal. Selaku pengelola pintu masuk melalui udara di Bali, Trikora langsung meminta maskapai penerbangan dan instansi penanganan bagian darat serta instansi terkait lainnya mengantisipasi membludaknya kunjungan wisatawan.
"Kami minta airline, groundhandling dan yang lain untuk antisipasi liburan sekaligus Bulan Puasa dan Lebaran," imbuhnya.
Terpisah, pengamat pariwisata Made Sudana menilai lonjakan pengunjung mancanegara ini didorong oleh beragam kebijakan pemerintah yang pro pasar. Kebijakan bebas visa yang menyasar negara pusat turis antarbangsa seperti Tiongkok, Amerika Serikat, Australia dan sejumlah negara Eropa dinilai sangat pas untuk menjaring wisman ke Indonesia.
"Dampak untuk Bali langsung terasa. Setelah ada kebijakan Bebas Visa Kunjungan untuk 169 negara, wisatawan mancanegara yang berlibur ke Bali pada Januari-April 2016 tercatat mencapai 1,4 juta orang. Naik 16,77 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 1,2 juta orang," paparnya.
Bagi Sudana, kondisi yang cukup menggembirakan itu, sesuai sasaran yang ditetapkan secara nasional oleh pemerintah pusat dalam tahun 2016 yang mematok penambahan kedatangan wisatawan mancanegara sebesar 16 persen.
"Sekarang semua lini tinggal menambah pelayanan, keramahan, dan kenyamanan," pungkasnya.
Menpar Arief Yahya terus menggenjot kunjungan wisman asal China. Salah satunya dengan menggandeng investor Tiongkok membangun amenitas di destinasi prioritas.
"Kalau mereka bangun hotel, convention, resto dan sejenisnya, pasti mereka sendiri all out mencari costumers dan pelanggan yang efektif dari negerinya ke Indonesia," kata Arief Yahya.
Jumlah orang kaya di China sekarang besar sekali. Mereka outbond ke mana-mana, yang mereka rasa nyaman. "Kita dorong melalui investasi, agar mereka juga serius untuk mendatangkan wisman ke tanah airnya," ungkapnya. [bbn/inilah/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5980 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026