Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
1.107 ODGJ di Karangasem, Dinkes Ungkap Faktor Utama Pemicunya
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Hingga pertengahan tahun 2023, seribu lebih warga Karangasem terdata mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ), dimana mayoritas penderitanya didominasi oleh kalangan remaja hingga dewasa dengan rentang usia mulai dari 15 tahun hingga 59 tahun.
Kondisi ini diakui oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama saat dikonfirmasi, Kamis (21/9/2023). Ia mengatakan berdasarkan data Dinkes, saat terdapat sebanyak 1.107 ODGJ yang tersebar di seluruh Kecamatan se-Kabupaten Karangasem.
Banyaknya penderita gangguan jiwa ini, kata Putra Pertama, dipicu oleh depresi yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti tekanan ekonomi, masalah keluarga dan persoalan lainnya. Dari sekian jumlah ODGJ tersebut, jumlah penderita paling banyak berasal dari wilayah Kecamatan Karangasem sebanyak 244 penderita.
"Untuk penderita ODGJ ini, ada yang masih dirawat di Rumah Sakit Jiwa Bangli serta ada juga yang menjalani rawat jalan. Dari Dinas Kesehatan sendiri telah berupaya untuk melakukan penangananan untuk menekan angka penderita ODGJ di Karangasem," kata Putra Pertama.
Menurut Pertama, jumlah ODGJ di Karangasem sudah menurun jika dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 1.500-an ODGJ di Karangasem. Penurunan ini terjadi kemungkinan karena sudah ada yang sembuh serta ada juga yang telah meninggal dunia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4464 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2247 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1561 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1014 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 949 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun