Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
13 Jabatan Eselon II Kosong di Pemkab Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebanyak 13 kursi pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng saat ini kosong. Kondisi ini terjadi lantaran sejumlah pejabat yang menduduki posisi tersebut telah memasuki masa pensiun.
Pemkab Buleleng kini masih menunggu izin dari Gubernur Bali, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), hingga Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk bisa segera mengisi kekosongan jabatan itu.
Bupati Buleleng, dr I Nyoman Sutjidra saat ditemui Minggu (1/6/2025) mengungkapkan, ke-13 jabatan yang kosong tersebut di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala BKPSDM, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Buleleng, dua Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Disdikpora, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PMPTSP, Kepala BPKPD, serta Sekretaris DPRD.
Sutjidra menyebut, surat izin mutasi jabatan sudah diajukan ke Gubernur Bali, Kemendagri, dan BKN sekitar sepekan lalu. Pihaknya tinggal menunggu tanggapan agar posisi-posisi tersebut dapat segera diisi oleh pejabat definitif.
Disinggung terkait mekanisme pengisian jabatan, pejabat asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini menyebut ada dua opsi yang disiapkan. Di antaranya melalui lelang terbuka atau memanfaatkan hasil asesmen dalam sistem manajemen talenta (Simata) yang dimiliki Pemkab Buleleng.
"Kalau ada pejabat yang hasil asasmentnya memenuhi syarat, tinggal kita usulkan. Di Simata itu kan sudah ada raport eselon 2 hingga 4. Tapi kalau ada OPD yang memerlukan kandidat tertentu, ya kita lelang," terangnya.
Sementara terkait rencana perampingan empat OPD di Buleleng, Sutjidra mengaku hal tersebut baru dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2026 mendatang.
"Kalau perampingan itu kan harus menambah staf yang di bawahnya. Apakah itu eselon 3 dan 4. Itu baru bisa dieksekusi di anggaran 2026. Yang sekarang pengisian jabatan dulu karena itu mendesak," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6041 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2366 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan