Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
14 Mayat Terlantar dari Tanpa Keluarga Hingga Bayi Dibuang di RSUP Sanglah Dikremasi
BERITABALI.COM, BADUNG.
RSUP Sanglah bersama Dinas Sosial Provinsi Bali melakukan kremasi massal terhadap 14 jenazah terlantar atau tidak beridentitas yang selama ini berada di ruang jenazah RSUP Sanglah, Denpasar.
Proses kremasi dilaksanakan pada Kamis (28/11) di Krematorium Mumbul, Nusa Dua, Badung. Usai mengikuti proses kremasi, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra mengatakan jika jenazah yang paling lama adalah satu tahun dua bulan. Jenazah-jenazah tersebut sudah dikatakan Dewa Mahendra telah dinyatakan terlantar sesuai ketentuan dari kepolisian.
"Kremasi massal dilakukan di Krematorium Mumbul selama Dua hari. Kremasi ini diupacarai secara agama Hindu. Terdapat 14 jenazah yang dikremasi, ada yang dewasa, kerangka, dan juga bayi," jelasnya.
Menurut mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali ini, sebagian besar kasus jenazah terlantar ini tanpa keluarga dan juga dibuang (Bayi). Dikatakan Dewa Mahendra, pelayanan terhadap jenazah terlantar ini rutin dilaksanakan sebagai tanggungjawab pemerintah.
"Jenazah dikremasi dengan upacara secara Hindu hingga pelarungan abu ke laut,” katanya.
Ditambahkan birokrat asal Buleleng ini, sebenarnya terdapat 20 (Dua Puluh) jenazah di RSUP Sanglah namun hanya 14 (Empat Belas) yang dilakukan kremasi. 4 (Empat) jenazah digunakan oleh RSUP Sanglah untuk penelitian akademis, sementara 2 (Dua) jenazah lagi masih menjadi barang bukti kepolisian.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2267 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1572 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1540 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun