Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
14 Mayat Terlantar dari Tanpa Keluarga Hingga Bayi Dibuang di RSUP Sanglah Dikremasi
BERITABALI.COM, BADUNG.
RSUP Sanglah bersama Dinas Sosial Provinsi Bali melakukan kremasi massal terhadap 14 jenazah terlantar atau tidak beridentitas yang selama ini berada di ruang jenazah RSUP Sanglah, Denpasar.
Proses kremasi dilaksanakan pada Kamis (28/11) di Krematorium Mumbul, Nusa Dua, Badung. Usai mengikuti proses kremasi, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra mengatakan jika jenazah yang paling lama adalah satu tahun dua bulan. Jenazah-jenazah tersebut sudah dikatakan Dewa Mahendra telah dinyatakan terlantar sesuai ketentuan dari kepolisian.
"Kremasi massal dilakukan di Krematorium Mumbul selama Dua hari. Kremasi ini diupacarai secara agama Hindu. Terdapat 14 jenazah yang dikremasi, ada yang dewasa, kerangka, dan juga bayi," jelasnya.
Menurut mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali ini, sebagian besar kasus jenazah terlantar ini tanpa keluarga dan juga dibuang (Bayi). Dikatakan Dewa Mahendra, pelayanan terhadap jenazah terlantar ini rutin dilaksanakan sebagai tanggungjawab pemerintah.
"Jenazah dikremasi dengan upacara secara Hindu hingga pelarungan abu ke laut,” katanya.
Ditambahkan birokrat asal Buleleng ini, sebenarnya terdapat 20 (Dua Puluh) jenazah di RSUP Sanglah namun hanya 14 (Empat Belas) yang dilakukan kremasi. 4 (Empat) jenazah digunakan oleh RSUP Sanglah untuk penelitian akademis, sementara 2 (Dua) jenazah lagi masih menjadi barang bukti kepolisian.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 623 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 508 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan